witnessday

Sudah Siapkah Kamu Menghadapi Sisi Tergelapmu?

 

Carl Jung adalah salah satu psikolog yang memperkenalkan konsep “shadow” yang ditujukan pada aspek-aspek diri yang tidak kita sadari. Biasa dikenal dengan “sisi gelap manusia”. Sisi gelap ini seringkali tidak tersentuh karena memang setiap orang memiliki kecenderungan untuk menolak atau mengabaikan aspek yang dianggap kurang baik dalam dirinya.

Carl Jung pernah menulis “Everyone carries a shadow, and the less it is embodied in the individual’s conscious life, the blacker and denser it is”. Dan ia pernah menyatakan bahwa sisi gelap kita ini cenderung irasional dan memberikan proyeksi secara psikologis; Di mana kita akan merasa inferior dan menyalahkan orang lain tentang apa yang kita rasakan. Familiar?

Sekarang, coba kita ingat-ingat kembali, apakah kita memiliki kecenderungan berikut..

1. Tendensi untuk menghakimi orang lain secara impulsif

Tanpa kita sadari, kita mungkin pernah menghakimi orang lain tanpa kita sadari. Mulai dari penampilan, pengambilan keputusan, bagaimana cara bersikap dan lain-lain. Secara tidak langsung sebenarnya ada sisi gelap pada diri yang berusaha kita tutupi dengan cara tersebut, lho!

2. Menganggap insecurity pada diri sendiri sebagai keburukan orang lain

Coba ingat-ingat, seberapa sering kamu menjadikan keburukan seorang lain sebagai alasan untuk meng-excuse kesalahan atau kelalaian yang kamu perbuat? Sesederhana seperti menyalahkan supir bus yang terlambat datang ketika kita terlambat bangun dan telat masuk ke kantor.

3. Mudah marah terhadap orang yang berada di bawah kita

Saya rasa, kita semua sering melihat kejadian di mana atasan yang memarahi bawahannya dengan semena-mena. Terkadang bahkan tuduhannya tidak terbukti atau hal yang dipermasalahkan sama sekali tidak ada hubungannya dengan orang tersebut. Ini merupakan tanda bahwa ada yang kita tutupi dari diri kita sehingga kita harus melakukan hal tersebut untuk menyelamatkan diri kita.

4. Terus menganggap diri sebagai korban

Mungkin kita pernah atau bahkan sering merasa bahwa kita adalah orang yang paling dirugikan, dijahati sehingga kondisi kita menjadi terpuruk, dibawah seperti ini. Sadar tidak sadar, sebenarnya di balik hal ini ada sisi gelap dalam diri yang terus kita tutupi secara tidak sadar.

5. Keinginan untuk merugikan orang lain demi keuntungan pribadi

Orang-orang memiliki kecenderungan untuk menjadi egois; tidak peduli dengan apa yang dirasakan orang lain, yang penting kita mendapatkan keuntungan maksimal. Hal seperti ini mungkin sering kita temukan dalam keseharian kita.

6. Bias dan juga buruk sangka yang tidak jelas asalnya

Pernah gak sih tanpa alasan yang jelas, kita berburuk sangka terhadap seseorang padahal orang tersebut tidak melakukan apapun yang merugikan kita? Entah mengapa rasanya tidak nyaman dan selalu ingin memberikan cap yang jelek terhadap orang tersebut. Ini adalah salah satu tanda bahwa sisi gelap kita sedang bekerja dan menguasai diri kita.

7. Merasa kita lebih suci dari orang lain

Di antara kita mungkin ada pernah merasa lebih baik dari orang lain sehingga kita melakukan berbagai upaya untuk ‘menyelamatkannya’. Hal ini merupakan bentuk dari sisi gelap yang tertanam di dalam diri.

Melihat sisi gelap yang ada pada diri kita sendiri tidaklah mudah, bukan? Pada saat saya menulis ketujuh poin di atas, saya juga sama seperti teman-teman; sangat sulit untuk mengakui bahwa saat kita melakukan hal tersebut, kita memang sedang berupaya menyembunyikan rasa tidak nyaman di dalam diri kita. Sebagian besar dari kita pun, termasuk saya, mungkin tidak tahu apa yang sebenarnya membuat diri kita sendiri tidak nyaman dengan kehadiran orang-orang tersebut.

“If you imagine someone who is brave enough to withdraw all his projections, then you get an individual who is conscious of a pretty thick shadow. Such a man has saddled himself with new problems and conflicts. He has become a serious problem to himself, as he is now unable to say that they do this or that, they are wrong, and they must be fought against… Such a man knows that whatever is wrong in the world is in himself, and if he only learns to deal with his own shadow he has done something real for the world. He has succeeded in shouldering at least an infinitesimal part of the gigantic, unsolved social problems of our day.” – Carl Jung

Semoga apa yang saya bagikan hari ini bisa menjadi sarana bagi kita untuk melakukan refleksi terhadap diri sendiri agar bisa semakin mengenal dan perlahan-lahan bisa berdamai dengan sisi tergelap dari diri kita. Selamat berkaca.

Share the love...Share on Facebook
Facebook
Share on Google+
Google+
Tweet about this on Twitter
Twitter