witnessday

Penolakan: Baik atau Buruk?

 

Pada artikel sebelumnya, saya menyajikan berbagai fakta mengenai alasan mengapa kita takut akan penolakan. Dari zaman nenek moyang kita, manusia selalu dihadapkan dengan rasa takut sehingga tidaklah mengherankan jika kita merasakan timbulnya ketakutan ketika menghadapi penolakan. Hal ini sangatlah alamiah. Namun, apakah penolakan menjadi suatu hal yang buruk?

Coba deh kita balik kondisinya.. Pernahkah kita menolak sesuatu atau seseorang? Saya cukup yakin bahwa kita pernah melakukannya. Penolakan adalah bentuk dari ekspresi diri; kita mengekspresikan ketidaksukaan, ketidaksetujuan, ketidakinginan kita akan sesuatu. Lalu, coba bayangkan bagaimana rasanya jika ada hal yang tidak kita sukai, tidak kita inginkan datang menghampiri, namun tidak bisa kita tolak? Kita mungkin akan merasa sesak, tertekan, dan terpaksa karena tidak bisa mengekspresikan perasaan tersebut, bukan?

Jadi sebenarnya, penolakan itu baik atau buruk, sih?

 

Sama seperti pada saat kita menghadapi suatu masalah, kita akan mencari akar masalahnya, ya kan? Nah sama dengan penolakan; apa yang sebenarnya kamu takuti dari penolakan? Biasanya kita merasa takut akan:

1. Perubahan Keadaan
Saat ini, banyak di antara kita yang hidup dalam zona nyaman; di mana tidak ada atau mungkin sangat sedikit perubahan yang berarti. Kita tetap bisa tidur 8 jam sehari, pendapatan yang mencukupi kebutuhan sehari-hari, pasangan yang baik dan juga pengertian. Dengan keadaan tersebut, tentu kita cenderung lebih khawatir akan penolakan yang membuat “zona nyaman” kita berubah.

2. Ekspektasi
Di berbagai kesempatan, kita seringkali memiliki ekspektasi. Misalnya, kamu mungkin berharap agar ajakan makanmu tidak ditolak oleh pacar, atau mungkin diam-diam berharap agar orangtuamu memberikan restu atas hubunganmu dengan pasangan. Ekspektasi-ekspektasi itulah yang bisa membuat banyak di antara kita takut akan penolakan.

3. Ego
Terkadang penolakan terasa begitu menyakiti ego kita. Kita merasa bahwa penolakan terasa begitu personal. Meski yang ditolak adalah pendapat kita, namun kita merasa bahwa orang-orang yang menolak pendapat kita seperti menolak kita sepenuhnya. Kita merasa begitu melekat dengan ide, pemikiran, tingkah laku atau apapun yang kita kemukakan sehingga kita bisa merasa tersinggung dengan setiap penolakan.

Dari satu sisi, menolak sesuatu adalah bentuk ekspresi diri yang tidak bisa kita hindari. Namun di sisi lain, penolakan membawa ketakutan dan juga kekhawatiran tersendiri bagi kita. Namun tenang saja, perasaan seperti itu wajar. Yang terpenting adalah lakukan penolakan dengan cara yang baik dan sopan. Di sisi lain, hadapi rasa takut dan khawatir akan penolakan dengan penuh kesadaran sehingga kita bisa lebih berdamai dengan perasaan yang muncul.

Bagaimana dengan kamu? Apakah kamu takut dengan penolakan? Jika ya, penolakan seperti apa yang kamu takuti? Silakan share pengalamanmu di kolom komentar.

Share the love...Share on Facebook
Facebook
Share on Google+
Google+
Tweet about this on Twitter
Twitter