witnessday

Ingin Mengatasi Rasa Khawatir Berlebih? Lakukan 5 Cara Ini!

Menjadi seseorang yang sensitif tidaklah mudah; jika kita berada di lingkungan yang supportive, maka kemungkinan besar kita akan fokus pada berbagai hal yang bisa membantu pengembangan diri kita. Sedangkan jika kita berada di lingkungan yang penuh dengan tekanan, maka lama kelamaan mungkin saja kita jadi memberi penilaian buruk pada banyak hal. Rasa takut, khawatir, cemas akan selalu menghantui kita. Pikiran seperti itu jadi mudah muncul setiap kali kita merasakan berbagai tekanan berlebih di sekitar kita.

Apalagi jika hal ini terjadi terus menerus; tidaklah mustahil jika suatu saat nanti kita akan memiliki pandangan bahwa dunia ini penuh dengan bahaya dan juga penderitaan. Pada artikel sebelumnya, saya sempat menyarankan bahwa sebaiknya kita mencari sisi positif pada setiap hal. Namun bagaimana caranya jika persepsi sulit untuk berubah?

Cara #1 Jinakkan Pikiranmu

Untuk dapat mengontrol apa yang ada di kepala kita, sebaiknya kita mengembangkan kesadaran pada proses ini. Yang bisa dilakukan adalah menunggu sejenak, ambil nafas panjang dan bebaskan pikiran dari berbagi hal yang ada di dalamnya. Ini akan sangat membantu hal baru masuk ke dalam pikiran kita.

Jadi berikan waktu mengistirahatkan pikiran; saya tahu persis bahwa masing-masing kita pasti memiliki kesibukan, kebutuhan dan juga hal-hal yang harus ditangani. Namun, membebaskan diri dari hal-hal tersebut juga penting. Sangatlah baik jika kita bisa beristirahat sejenak dan menonton dunia ini berputar di depan kita. Jika kamu terus ngotot untuk memikirkan berbagai hal terus-menerus, kamu bisa meledak.

Tidak perlu menyisihkan waktu seharian penuh untuk melakukan ini. Hal-hal sederhana seperti memperhatikan nafas, hening sejenak, atau dengan fokus kepada diri sendiri juga bisa membantu kita untuk menyadari pikiran yang muncul sekaligus mengontrolnya secara perlahan.

 

Cara #2 Serahkan Semua Kekhawatiranmu dan Terimalah Kenyataan

Sadari bahwa di dalam diri kita, ada diri yang selalu berada dalam keadaan damai. Karena damai dari dalam diri tidak bergantung pada kondisi di luar diri; damai pada diri ada ketika kita menyerahkan ego dan kekhawatiran kita. Kita bisa menemukan kedamaian di mana saja dan kapan saja terutama ketika kita sudah berdamai dengan segala yang ada pada pikiran kita.

Penerimaan kenyataan bahwa setiap hal memang sudah tercipta dengan keadaan seperti itu membantu kita dalam membangun fondasi kedamaian dan harmoni. Cobalah untuk melepaskan kekhawatiran dengan menerima kenyataan atas apa yang ada pikiran saat ini.

 

Cara #3 Sadari Bahwa Segala Kesulitan Membuatmu Berkembang

Ingatlah bahwa hampir tidak mungkin ada kebahagiaan, kesuksesan yang muncul tanpa jerih payah dan kerja keras. Apa yang terjadi pada diri kita membantu diri kita untuk tumbuh dan berkebang. Memang, di saat-saat yang sulit, kita sulit untuk menyadarinya karena seluruh keadaan akan mengarahkan, mengoreksi dan membuat kita menjadi lebih baik. Tidak jarang keadaan tersebut membuat kita terpukul dan merasa bahwa apa yang kita lakukan selama ini adalah salah. Padahal, tidak melulu seperti itu. Ada berbagai masa di mana kita harus melewati berbagai hal buruk untuk mendapatkan yang terbaik. Banyak kesempatan baik yang sering muncul di berbagai kesulitan yang kita hadapi. Apakah kita akan melewatkannya begitu saja?

 

Cara #4 Sadari Bahwa Ada Permulaan Setelah Segalanya Berakhir

Apapun yang ada di dunia ini akan berakhir suatu saat nanti. Jadi, penting bagi kita untuk menyadari dan menerima ketika sesuatu berakhir. Tutup pintu, balik halamannya, dan move on. Berakhirnya satu hal bukanlah akhir dari segalanya. Itu adalah permulaan dari hal baru. Suatu titik di mana cerita baru muncul.

Mungkin kamu bisa coba mengingat kembali bab awal kehidupan kita hingga hari ini; perjalanan yang bukan hanya ‘berat’ atau ‘ringan’, namun perjalanan yang bermakna yang membentukmu hingga menjadi seperti ini, bertumbuh dan berkembang. Apakah perjalanannya berakhir? Tentu tidak. Perjalanan terus berlanjut, dan bab baru dimulai kembali.

 

Cara #5 Gunakan Tubuhmu

Apa yang ada di dalam pikiran kita tercermin pada tubuh kita; bagaimana tekanan darah, detak jantung, tarikan nafas, kecepatan saat bergerak dan juga fokus. Jika tubuh dan pikiran terhubung satu sama lain, berarti mereka saling mempengaruhi satu sama lain. Jadi sangatlah jelas bahwa jika kita berhasil mengontrol salah satunya, hal tersebut akan mempengaruhi yang lainnya.

Cobalah untuk memberikan hal yang baik untuk tubuh seperti berolahraga, bermeditasi, berdoa, melakukan berbagai kegiatan self care secara rutin dan lihatlah perubahan apa yang terjadi di dalam pikiranmu. Apakah kamu menjadi lebih tenang? Merasa lebih baik?

 

 

Mengubah persepsi bukanlah hal yang mudah dan bisa terjadi secara cepat. Dibutuhkan waktu dan proses yang mungkin melelahkan dan panjang. Jangan lupa untuk meringankan sedikit beban dengan curhat ke teman atau orang-orang yang dipercaya. Mereka bukan hanya bisa menjadi pendengar yang baik, namun juga memberikan dukungan untuk kita.

Selamat mencoba dan good luck!

Share the love...Share on Facebook
Facebook
Share on Google+
Google+
Tweet about this on Twitter
Twitter