Berbagai Alasan untuk Membenci. Yang Manakah Alasanmu?

Posted on Posted in witnessday

 

Pernahkah kamu membenci seseorang, suatu pandangan atau kaum tertentu hingga rasanya mendengar namanya saja kamu sudah tidak mau? Rasa benci yang begitu kuat hingga rasanya tidak ada satu ungkapan maaf pun yang bisa membuat kamu memaafkannya. Bahkan yang lebih uniknya lagi, terkadang kita sendiri pun tidak mengerti mengapa kita bisa membenci orang, pandangan atau kaum tersebut sedalam itu.

Apa sih penyebabnya? Apa saja sih hal-hal yang bisa membuat kita menjadi begitu bencinya terhadap seseorang, suatu pandangan atau kaum tertentu?

Penyebab #1: Rasa Takut
Bagi sebagian besar orang, mereka membenci karena adanya rasa takut yang muncul dalam dirinya. Sebagai orang yang lahir dan tumbuh besar di Indonesia, tentu kita tahu mengenai adanya kebencian antara keturunan Tionghua dan dengan yang bukan.

Pesan-pesan yang disampaikan seperti, “Jangan dekat-dekat dengan mereka, ya.
Mereka jahat dan kejam karena mereka bukan keturunan Tionghua..”, atau “Hati-hati dengan orang Tionghua, biasanya mereka licik dan serakah.” mungkin beberapa kali terdengar di telinga kita. Namun, apakah hal yang ditakuti tersebut benar akan terjadi?

Berbagai kejadian mengerikan yang pernah terjadi di antara keturunan Tionghua dan non-tionghua; baik propaganda hingga kerusuhan di masa lalu, semuanya berakar dari rasa takut yang muncul di antara kedua kaum tersebut. Ketakutan ini berubah menjadi kebencian mendalam pada sebagian orang sehingga mereka secara sadar atau tidak sadar membawa kita sampai pada keadaan yang saling membenci saat ini.

Padahal jika dipikirkan lebih lanjut, apakah bijak jika kita ikut membenci atau meneruskan kebencian terhadap sesuatu karena ketakutan kita?

Penyebab #2: Ketidakpuasan
Pernahkah kamu merasakan ketidakpuasan yang begitu hebat yang berujung pada kebencian? Misalnya rasa tidak puas terhadap putusan hukuman yang diberikan kepadamu padahal kamu tidak merasa bersalah. Atau mungkin rasa tidak puas terhadap berbagai peraturan yang ditetapkan orang tua kepada kita secara sepihak sehingga kamu merasa terkungkung. Apakah kamu pernah merasakan ketidakpuasan seperti itu?

Kebencian yang berasal dari rasa tidak puas ini bermula dari keinginan yang kuat untuk mengontrol sesuatu atau keinginan kuat untuk mendapatkan jawaban atau respon yang sesuai dengan kemauan kita.

Jadi, tidak heran jika perasaan tidak puas ini bisa menjadi pemicu munculnya kebencian yang mendalam atas sesuatu. Apalagi jika kejadian yang membuat kita tidak puas ini memiliki dampak yang begitu besar kepada kelangsungan hidup kita. Tetapi, apakah bijak bagi kita untuk memelihara kebencian hanya karena ketidakpuasan kita?


Penyebab #3: Rasa Tak Berdaya
Pada zaman dahulu, pernah terjadi penindasan dan perbudakan terhadap orang-orang berkulit hitam yang dilakukan oleh orang berkulit putih. Penindasan yang terjadi selama puluhan tahun ini menyebabkan kebencian tersendiri bagi orang-orang berkulit hitam ini.

Meski sekarang ini sudah banyak sekali pihak yang memerangi penindasan dan melarang adanya perbudakan di berbagai negara, tidak dapat dipungkiri bahwa ada banyak orang berkulit hitam yang masih memiliki kebencian terhadap orang kulit putih.

Banyak di antara mereka yang merasa tak berdaya karena terlahir menjadi seorang yang berkulit hitam dan hal ini menjadi pemicu kebencian terhadap setiap orang berkulit putih meski mereka tidak melakukan hal apa pun yang berhubungan dengan penindasan dan perbudakan.

Sedangkan di sisi lain, masih ada juga orang berkulit putih yang secara tidak sadar membenci orang berkulit hitam dan merasa bahwa orang berkulit hitam lebih rendah dari dirinya; mereka dianggap sebagai orang yang kurang bermoral dan kurang pendidikan. Jika perasaan tak berdaya seperti ini dibiarkan terus menerus, maka kebencian akan menjadi semakin kuat. Apakah kamu akan mendiamkan saja perasaan tak berdaya ini?

Penyebab #4: Kurangnya Pengetahuan dan Pengertian
Pernahkah kamu mendengar mengenai berbagai kekerasan yang terjadi karena isu komunisme di Indonesia? Isu tersebut kini sedang hangat-hangatnya diperbincangkan dan tak jarang membuat kebencian terhadap komunisme tumbuh di antara orang-orang yang tidak tahu menahu apalagi mengerti apa itu komunisme.

Di Indonesia, komunisme dilambangkan sebagai ideologi yang kejam dan juga atheis (tidak mengenal adanya Tuhan). Namun, jika kamu search definisi komunisme di internet, kamu akan menemukan berbagai penjelasan mengenai komunisme sebagai pandangan politik yang sangat amat berbeda dengan gambaran mengenai komunisme yang beredar di Indonesia. Jika kamu sudah mencari tahu, maka kamu akan melihat sendiri betapa jauhnya perbedaan mengenai paham komunisme di Indonesia dengan definisi sesungguhnya dan seberapa kurangnya pengetahuan orang-orang terhadap hal yang sangat ia benci.

Di sisi lain, saya mengerti betul bahwa ada sebagian pihak yang pernah mengalami pengalaman buruk dengan orang-orang tertentu yang mengatasnamakan dirinya sebagai bagian dari salah satu partai komunis di Indonesia dan melakukan tindakan kejam yang sulit untuk dimaafkan. Namun, apa salahnya untuk mencari tahu terlebih dahulu seluk beluk sebuah isu sebelum membencinya?

Penyebab #5: Hubungan Karma
Pada zaman dahulu, penganut agama Kristen dan penganut agama Islam pernah berperang karena perbedaan kepercayaan. Perang yang terjadi begitu hebat hingga peperangan tersebut dituliskan di berbagai buku sejarah dan juga di kitab suci.

Meski peperangan itu sudah berlalu dan tidak ada hal buruk yang terjadi saat ini antara penganut agama Kristen dan Islam, namun bibit kebencian masih tertanam satu sama lain pada segelintir orang. Kejadian di masa lalu itulah yang membuatnya menjadi karma kolektif yang diterima oleh penganut kedua agama tersebut; mereka menjadi saling memiliki perasaan benci satu sama lain tanpa memiliki sebab yang kuat. Tetapi setelah kamu mengetahui hal ini, apakah kamu masih ingin meneruskan kebencian ini?

Mudah bagi kita untuk menyebutkan alasan mengapa kita membenci, namun cukup sulit bagi kita untuk menyebutkan alasan mengapa kita mencintai. Memang perlu diakui bahwa rasa benci yang muncul sulit untuk dihindari, apalagi jika kebencian yang muncul karena hubungan karma.

Salah satu hal yang bisa kamu lakukan begitu kebencian muncul adalah dengan menyadari kemunculannya dan mencari tahu penyebab munculnya rasa benci tersebut. Nah, dari kelima alasan di atas, yang manakah yang paling sering menjadi penyebab munculnya rasa benci kamu? Hal atau kejadian apa sih yang menjadi pemicu kebencian tersebut? Silakan share cerita kalian pada kolom komentar di bawah ini!

Share the love...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on Twitter