witnessday

Yuk Bongkar 5 Mitos dalam Meditasi!

Apakah yang terbayang di pikiranmu ketika saya mengatakan “meditasi”? Sulit? Hanya untuk agama tertentu? Kosong tanpa pikiran? Atau hal lainnya?

Banyak sekali orang beranggapan bahwa meditasi adalah hal spesial yang hanya bisa atau bahkan boleh dilakukan oleh segelintir orang. Padahal, asumsi tersebut tidaklah benar. Namun sayangnya, masih mitos-mitos lain seputar meditasi yang dipercaya oleh banyak orang. Apa saja hal itu? Berikut 5 mitos seputar meditasi dan ulasannya:

Mitos #1: Meditasi Hanya untuk Orang yang Tenang

Meditasi adalah kegiatan yang bisa dilakukan siapa saja; baik yang cerewet, yang pendiam, yang ceroboh, yang sakit, yang teliti dan orang-orang dengan sifat atau pembawaan lainnya. Hanya saja, bagi orang-orang tertentu, meditasi akan menjadi kegiatan yang sangat ‘menantang’ karena kita melatih fokus kita. Dengan berlatih meditasi terus meneruslah maka kita akan bisa menjadi lebih fokus dan kita bisa mendapatkan ketenangan tersebut.

Mitos #2: Meditasi Hanya untuk Orang yang Punya Waktu Senggang

Jika kamu beranggapan bahwa meditasi harus selalu duduk diam dan meluangkan waktu berjam-jam setiap harinya, maka kamu salah besar. Kita bisa memulai meditasi dengan meluangkan waktu selama beberapa menit saja; 10 menit, 5 menit ataupun hanya 1 menit. Selain itu, meditasi juga bisa dilakukan pada saat berkegiatan. Misalnya, meditasi saat makan; fokus pada saat menyendok makanan, saat memasukan makanan ke mulut, saat mengunyah dan menelan makanan. Dengan memberikan perhatian penuh dan fokus seutuhnya pada kegiatan makan kita, berarti kita sudah bermeditasi. Jadi, bermeditasi tidak harus melulu duduk diam.

Mitos #3: Meditasi adalah Kegiatan yang Bersifat Keagamaan atau Spiritual

Meditasi memang dipopulerkan oleh tokoh agama tertentu. Namun, sebenarnya di setiap agama sendiri memiliki ritual-ritual yang menyerupai meditasi; misalnya seperti dzikir pada agama Islam dan juga Doa Novena serta Doa Rosario pada agama Kristen. Bahkan agama Katolik pun memiliki kelompok meditasinya; mungkin kamu pernah mendengar komunitas Mondial Meditasi Kristiani Indonesia dan juga komunitas Taize Indonesia.

Secara praktiknya, meditasi sangat bisa dipisahkan dari ritual agama tertentu karena kunci dari meditasi adalah fokus. Jadi, jangan sampai kesalahpahaman ini membuat kita jadi menutup diri terhadap meditasi sehingga tidak merasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.

Mitos #4: Meditasi Harus Dilakukan Sambil Mengucapkan Mantra

Ada berbagai macam metode meditasi yang bisa diterapkan. Memang salah satu metodenya adalah dengan mengucapkan mantra. Tetapi mantra yang dimaksud tidak melulu mantra milik agama tertentu. Pengulangan kalimat pendek seperti “aku tenang” saat bermeditasi juga bisa dianggap sebagai mantra, lho. Selain itu, jika kamu enggan untuk menggunakan kata-kata atau kalimat afirmasi apapun saat bermeditasi, kamu juga bisa menggunakan pernafasan sebagai objek meditasimu.

Mitos #5: Meditasi Hanya Boleh Dilakukan dalam Keadaan Duduk Bersila

Sebagian banyak orang mengira bahwa meditasi hanya dilakukan dalam keadaan duduk bersila. Padahal nyatanya tidak selalu begitu. Bagi kamu yang merasa kesulitan untuk duduk bersila dalam waktu sebentar ataupun lama, kamu bisa mencoba posisi lain; berbaring, berdiri, berjalan, ataupun duduk tegak. Yang penting nyaman dan tidak membuatmu kehilangan fokus dengan mudah.

Pada tahun 2008, seorang peneliti bernama Pagnoni Giuseppe menerbitkan hasil penelitiannya mengenai peran meditasi dalam meningkatkan fokus. Pada penelitian tersebut, ia menunjukan hasil brain scan para meditator (orang yang rutin melakukan meditasi) yang ikut serta dalam penelitian ini; hasilnya para meditator tersebut sedikit banyak dapat mengendalikan bagian otak yang dapat mengatur pikiran untuk berkeliaran baik menuju hal positif atau negatif. Maka dari itu, mereka dapat mengendalikan pikirannya untuk tetap fokus pada hal positif.

Masih ada banyak manfaat dari melakukan meditasi secara rutin seperti menjadi lebih tenang dan juga menurunkan tingkat stress. Maka dari itu, ada baiknya jika kita juga mulai melakukan meditasi secara rutin meski hanya sebentar. Apalagi jika kita bisa melakukannya di pagi hari sebelum mulai beraktivitas. Hari akan berjalan lebih lambat dan kita bisa menjadi lebih fokus dalam mengerjakan setiap tugas dan menjalani aktivitas setiap harinya.

Bagaimana dengan kamu? Apakah kamu sudah pernah bermeditasi sebelumnya? Ataukah kamu termasuk orang yang rutin bermeditasi? Silakan bagikan pengalaman bermeditasimu di kolom komentar 😊

Share the love...Share on Facebook
Facebook
Share on Google+
Google+
Tweet about this on Twitter
Twitter