Siapa sebenarnya malaikat (dan bagaimana berkomunikasi dengan mereka)

Posted on Posted in witnessday

 

wpid-2015-04-12-01-01-42_deco.jpg

 

Salam dari Lombok!

Pernahkah kalian bertanya-tanya.. Apakah malaikat benar-benar ada? Siapa sebenarnya malaikat itu? Bagaimana cara berkomunikasi dengan mereka? Dan dari mana kita tahu bahwa pesan tersebut adalah benar-benar dari mereka?

Ini adalah sekumpulan pertanyaan yang ada di kepala kita setiap kali kita berbicara mengenai malaikat. Hari ini, saya akan membuka tabir dan berbagi sekelumit cerita mengenai malaikat yang dapat menjawab rasa penasaran kamu.

 

Happy Eid Holiday 2015

 

Saya menulis newsletter ini dari kamar hotel di Lombok, dan menariknya, saat mau berlibur panjang kali ini, saya membawa sebuah buku karangan Paulo Coelho yang berjudul “The Valkyries”. Saya penggemar berat buku-buku karangan Paulo, tapi untuk karya yang satu ini, saya belum membacanya. Dan ternyata, saat liburan dimulai, saya baru menyadari bahwa buku ini berbicara mengenai malaikat!

 

Saya akan berbagi kepada kamu petikan-petikan penting dari “The Valkyries” dalam Bahasa Indonesia.

“Malaikat adalah cinta dalam pergerakan. Mereka tidak pernah beristirahat, mereka berjuang untuk tumbuh, dan keberadaan mereka melampaui apa yang disebut sebagai kebaikan dan kejahatan. Cinta yang memakai segalanya, yang menghabiskan segalanya, yang memaafkan segalanya. Malaikat terbuat dari cinta semacam itu, dan pada saat yang bersamaan, mereka adalah penyampai pesan dari cinta tersebut.

Saya dapat berbicara dengan malaikat saya karena saya memiliki keyakinan bahwa malaikat itu ada. Dan karena saya mencintai malaikat saya.”

 

Salah satu cara terbaik untuk berkomunikasi dengan malaikat adalah melalui chanelling (menjadi saluran). Menyalurkan pesan tanpa dipikirkan, disaring, atau disensor. Spontan dan apa adanya.

“Channeling! Seberapa sering kita melihat orang-orang yang terjebak dalam kemacetan, di dalam mobilnya bicara sendirian, tanpa menyadari bahwa mereka sedang melakukan salah satu kegiatan magical yang paling mutakhir. Tetapi, karena proses ini sangat sederhana, yang dibutuhkan seseorang hanyalah duduk di tempat tenang dan memperhatikan pemikiran yang muncul dari dasar benak mereka.

Channeling sering dianggap sebagai praktek yang dangkal. Padahal, tidak sama sekali! Sejak awal mula umat manusia, orang-orang telah mengetahui bahwa jika mereka ingin berkomunikasi dengan Tuhan, mereka perlu memberi ruang di dalam jiwa mereka. Mereka harus mengizinkan kekuatan spiritual mereka untuk memanifestasikan diri, dan menciptakan jembatan di antara yang terlihat dan tidak terlihat.

Channeling tidak membutuhkan seseorang untuk hilang kesadarannya saat melakukan kontak dengan roh lain; ia adalah sebuah proses alami yang dapat digunakan seseorang untuk menyelam ke dunia tak dikenal. Ia membuka kontak dengan Roh Kudus, dengan roh dunia, dengan para guru yang telah tercerahkan. Tidak perlu ada ritual, tidak perlu proses penyatuan, tidak sama sekali. Setiap manusia tahu, di alam bawah sadar mereka, bahwa ada jembatan yang tersedia menuju yang tak terlihat, sebuah jembatan yang dapat diseberangi tanpa rasa takut sama sekali.

Dan semua orang mencoba melakukannya, bahkan tanpa menyadarinya. Semua orang mencengangkan diri mereka sendiri, mengatakan hal-hal yang tak pernah mereka pikirkan sebelumnya, memberikan nasehat dengan kata-kata ‘saya tidak tahu mengapa saya berkata seperti ini’, melakukan hal-hal yang terlihat tidak masuk akal.”

 

Pesan dari malaikat selalu penuh cinta, tidak memihak, dan sangat bijaksana. Kalau kamu ragu apakah pesan yang kamu terima itu benar, kamu bisa dengan mudah meminta agar para malaikat mengirimkanmu beberapa tanda untuk konfirmasi. Kalau pesan yang sama datang berulang, tentu itu bukan kebetulan. Saya sendiri selalu menggunakan cara yang sama saat ingin memastikan pesan yang saya terima.

Channeling adalah salah satu cara. Selain lewat pesan yang muncul dari dalam, seringkali para malaikat juga berkomunikasi dengan kita lewat pesan yang ada di luar, misalnya: kata-kata dan bantuan dari orang lain, tulisan, gambar, angka, dan tanda yang berada di alam.

 

Ada sebuah kejadian lucu saat saya hendak membayar makan malam saya dan keluarga tadi. Pemilik restoran datang ke meja kami membawa bon dan memberitahu bahwa kami harus membayar Rp 444.400,-. Saya seketika langsung girang dan teringat dengan para malaikat. Langsung juga saya bercerita kepada teman-teman semeja bahwa angka 4444 dan 4440 itu adalah pesan angka dari semesta bahwa malaikat ada bersama kita, selalu siap memberikan cinta dan bantuan kepada kita. Kita bisa tersenyum dengan tenang.

Sehabis mandi dan duduk di kamar hotel ingin menulis newsletter untuk kamu, tidak sengaja saya menoleh ke samping dan saya melihat buku “The Valkyries” tergeletak di sana. Mengundang saya untuk berbicara mengenai malaikat. Nah, sekarang kamu lihat sendiri bagaimana para malaikat bekerja dengan cara yang ajaib, tidak disangka, dan seringkali dengan penuh humor.

 

Saya menuliskan ini untuk kamu agar kamu tahu bahwa kamu pun BISA melakukan kontak dengan malaikat yang sejatinya selalu ada bersama kamu. Kamu bisa berkomunikasi dan mendapatkan pesan serta bimbingan dari mereka, atau bahkan sekedar mengobrol mencurahkan perasaan. Caranya sangat sangat mudah, tidak mistis sama sekali, dan prosesnya begitu natural. Kita seringkali lakukan tanpa kita sadari kekuatan di baliknya.

Lewat tulisan ini, saya mengajak kamu untuk berkomunikasi dengan malaikatmu. Bisa lewat channeling, bisa juga lewat berbagai cara lain yang saya jelaskan di atas. Utarakan apa pesan atau pertanyaanmu, lalu coba lihat apa jawaban spontannya dan apa konfirmasi yang diberikan selama beberapa hari ke depan. Saya yakin, kamu pasti akan mendapatkan pengalaman menarik! Kalau sudah, kamu bisa ceritakan pengalaman kamu dengan semua pembaca dan sama-sama bisa kita lihat berbagai fenomena ajaib yang terjadi.

Kalau kamu menerima pesan lewat angka yang berulang (misalnya: 1111 atau 883, 225, 711, dll.), kamu bisa melihat makna dari angka-angka tersebut secara gratis di halaman mengenai Angel Numbers. Dan kalau ada yang ingin kamu tanyakan mengenai proses ini, kamu bisa bertanya langsung kepada saya di sini.

 

Sebelum menutup tulisan saya hari ini, saya mau menujukkan salah satu foto dengan latar belakang tercantik yang pernah ada: Pantai Pink di Lombok. Saya harap di manapun kamu berada, kamu selalu merasa berbahagia. Dari sini saya mengirimkan kamu lotsss of angel kisses and blessings!!!

 

Angel kisses from Lombok

 

Love and light,

Amelia Devina

 

Share the love...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on Twitter
  • selamat pagi, mungkin ini juga tanda… :))
    kolom bertanya langsungnya tidak bisa dibuka, jadinya sy sampai menulis di kolom komentar ini….

    • Hai Ronny! Kolom bertanya langsungnya memang disambungkan dengan halaman ini supaya bisa langsung bertanya di bagian komentar ini 🙂

  • nana

    saya yakin ini pertanda.
    disaat saya bingung dengan hati dan kehidupan, saya menemukan website anda, sama seperti anda saya juga pengagum miyamoto musashi and Paul Coelho, sekarang sedang baca the witch from porobello, dan satu kebetulan lagi anda sedang di lombok, tempat kelahiran saya..sepertinya ini kebetulan yang tidak kebetulan..

    • Hai, Nana! Senang sekali kita dipertemukan di sini. Apalagi sesama pengagum Musashi dan Paulo Coelho. Seperti yang kamu bilang, tidak ada yang kebetulan. Hope to see you soon!

  • Resa Resmana

    akhir” ini sy slalu lihat angka” berulang seperti 11:11 3:33 di jam. kemarin” lihat 999 di plat nomor mobil. tp gk tahu maksudnya apa.