Para Guru yang mengubah hidup saya selamanya

Posted on Posted in witnessday

 

wpid-2015-04-12-01-01-42_deco.jpg

 

Untuk bisa hidup kita telah berhutang budi pada banyak sekali makhluk yang tak terhingga jumlahnya. Selain orangtua, yang juga teramat spesial adalah budi para guru.

 

Para guru, dalam hal ini guru spiritual, adalah mereka yang membawa lentera untuk menyinari dan membimbing langkah kita. Membuat kita dari tidak tahu menjadi tahu, dari bebal menjadi bijaksana, dari sakit menjadi sembuh.

 

Selama hidup, saya bersyukur sekali karena banyak bisa mengenal dan berjumpa para guru yang luar biasa. Dari antara semuanya, tiga orang guru yang paling berpengaruh dalam hidup saya adalah Bapak Gede Prama yang saya kenal sejak 2009, Dharma Master Cheng Yen yang saya kenal sejak 1999, dan Zen Master Thich Nhat Hanh yang saya kenal sejak 2011.

 

Only-when1

 

master cheng yen quote

 

EmilysQuotes.Com-Thich-Nhat-Hanh-love-amazing-great-wisdom-understanding-enemy-feel-compassion

 

Ketiganya mempunyai kesamaan yang sangat kental:
– Berbicara dengan sangat lembut, pakaian yang sangat sederhana, tampilan yang sangat berkharisma
– Menekankan pada cinta kasih dan pelayanan
– Menitikberatkan pelatihan diri dari dua sisi: ke dalam (membina diri) dan ke luar (berbagi kepada masyarakat)

 

Kehadiran mereka mengubah jalan hidup saya selamanya. Bagaikan anak domba yang dulunya tersesat dan hilang, kemudian menemukan jalan pulang. Yang tadinya buta kemudian melihat. Yang tadinya terlelap nyaman dalam penderitaan, kini bahagia dalam penerimaan dan pemberian.

 

Para bijak berkata, “Ketika murid siap, guru datang.” Apakah kamu telah menemukan lentera yang menuntun langkahmu? Kebahagiaan terbesar seorang manusia yang mau belajar adalah ketika menemukan guru yang cocok untuknya. Apabila kamu sudah menemukannya, jalankanlah ajarannya. Itulah cara balas budi yang paling utama. Apabila belum, teruslah melangkah.

 

Dibanding guru saya, saya adalah 1 dan mereka masing-masing adalah 1.000.000. Begitu besar pelatihan diri yang masih harus saya jalankan, begitu mulia dan penuh cinta bimbingan yang mereka berikan. Salam hormat bakti kepada para guru. Semoga para guru hidup sehat, damai dan bahagia; dengan ajaran yang tersebar luas ke segala penjuru.

 

 

Love and light,

Amelia Devina

 

Share the love...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on Twitter