witnessday

Mindset Kekurangan yang Mungkin Masih Kamu Percayai

 

Banyak di antara kita yang tumbuh dan dicekoki dengan berbagai mindset kekurangan (scarcity) dari orang-orang di sekitar kita. Dan secara tidak sadar, semakin lama kita semakin menyakini bahwa mindset itu benar adanya. Segala kesulitan dan hal buruk yang terjadi kepada kita juga semakin mem-validasi mindset kita tersebut.

Padahal, dengan mengubah mindset kekurangan kita menjadi mindset berkelimpahan (abundance), kita akan melihat apapun sebagai sesuatu yang cukup. Tidak ada yang perlu direbutkan ataupun diperlombakan. Kita juga semakin menyadari betapa berharganya diri kita dan memberikan rasa aman terhadap diri kita sendiri.

Nah, apa-apa saja sih mindset kekurangan yang cukup populer di antara kita, dan bagaimana mindset tersebut mempengaruhi hidup kita?

1. Hanya Kerja Keras yang Bisa Membawa Kita Menuju Kesuksesan

Banyak orang yang berpikir bahwa kerja keras pasti akan membuahkan kesuksesan. Apakah kenyataannya seperti itu? Di dunia ini ada banyak orang yang bekerja sangat keras; buruh pabrik, petani, pedagang di pasar, karyawan di perusahaan. Semuanya bekerja keras. Tapi hanya segelintir yang berhasil mencapai definisi kesuksesannya.

Namun, ada banyak juga orang-orang yang mencapai kesuksesannya dengan cara yang tidak terduga, bahkan cenderung mudah. Nah, apa iya kamu mau untuk terus bekerja keras tak kenal waktu untuk mencapai kesuksesan? Apa iya kamu mau bekerja keras terus hingga tua nanti untuk mempertahankan kesuksesan tersebut?

Daripada kamu terus-terusan menilai bahwa dirimu belum bekerja cukup keras karena masih belum mencapai kesuksesan, bukan kah lebih baik jika kamu meyakini bahwa semua orang akan mendapatkan kesuksesannya ketika waktunya sudah tiba?

2. Orang Kaya Pasti Terlahir dari Keluarga Kaya

Kita semua tidak bisa memungkiri bahwa uang bisa membantu dan memudahkan kita dalam menghadapi dan menyelesaikan banyak masalah dalam hidup. Jika kita terlahir dalam keluarga kaya, pasti kita akan menjadi lebih mudah untuk mendapatkan koneksi, kesempatan bisnis, dan juga modal.

Namun sayangnya, itu saja tidak cukup. Jika kita tidak bisa mengatur keuangan, manajemen bisnis dan tidak memiliki keahlian lainnya dalam berbisnis, modal dan kemudahan lain yang diberikan keluarga juga bisa habis dan terbuang percuma. Dan mindset seperti ini malah akan semakin membuat kamu terpuruk karena merasa tidak memiliki keluarga yang cukup kaya. Atau bahkan merasa aman karena terlahir di keluarga kaya dan membuatmu menjadi cuek dengan kondisi bisnis saat ini. Hasilnya malah jadi berantakan, bukan?

3. Hanya Orang dengan Penampilan Rupawan yang Bisa Sukses

Siapa sih yang gak suka lihat perempuan cantik dan pria ganteng? Pasti suka dong! Namun, itu bukan berarti kita mengabaikan hal lainnya. Kemampuannya, pengetahuannya dan juga kebijaksanaannya adalah tolak ukur lain dalam mencapai kesuksesan.

Buktinya, banyak kok artis dan public figure yang memiliki penampilan kurang menarik namun bisa sukses. Dengan mindset bahwa hanya orang rupawan yang bisa sukses malah membuat kita terperangkap dan insecure dengan penampilan kita sendiri. Boro-boro memikirkan bagaimana caranya mencapai kesuksesan, kita malah sibuk memoles penampilan dengan harapan kita bisa segera sukses.

Saya percaya bahwa kamu yang sedang membaca artikel ini pasti sedikit banyak sudah memahami bagaimana mindset kekurangan ini bisa mempengaruhi hidupmu. Dan saya juga cukup yakin bahwa banyak di antara teman-teman yang sudah mencoba untuk terus mengubah mindset tersebut. Namun memang mengubah mindset bukanlah perkara mudah.

Dibutuhkan latihan kesadaran yang konsisten agar bisa menyadari dan segera mengkoreksi ketika mindset kekurangan ini kembali muncul hingga akhirnya menyadari dan bisa berkembang dengan mindset yang baru.

So, selamat mencoba dan semoga berhasil!

Share the love...Share on Facebook
Facebook
Share on Google+
Google+
Tweet about this on Twitter
Twitter