witnessday

Mengenal Mantra: Definisi, Manfaat dan Caranya

 

Kalau mendengar kata “mantra”, mungkin akan ada banyak orang yang mengasosiasikannya sebagai sesuatu yang asing, atau mungkin bahkan dekat dengan aliran sesat. Padahal, mantra sangatlah jauh artinya dengan ke-sesat-an. Di samping itu, saya sendiri sering mendengarkan dan juga melantunkan mantra; entah mendengarkan selagi meditasi, atau sebagai bantuan di saat sedang butuh ketenangan/pencerahan, atau untuk sekedar membuat suasana menjadi tenang.

Jika teman-teman ada yang pernah ikut acara di Loveground, mungkin cukup familiar dengan acara Kirtan yang di mana para peserta melantunkan mantra-mantra. Beberapa mantra seperti Hare Krishna, Om Ah Hung Vajra Padma Siddhi Hung, sampai dengan Heart Sutra adalah mantra yang saya pribadi benar-benar suka. Namun apakah sebenarnya mantra? Apa benar, mantra adalah sesuatu yang dekat dengan hal gaib dan sesat?

Mantra berasal dari bahasa Sanskrit yang terdiri dari 2 kata, ‘man’ yang berarti pikiran dan ‘tra’ yang berarti alat atau kendaraan. Jika digabungkan, mantra adalah alat yang mampu membawa pikiran yang sedang beraktivitas menjadi keheningan. Jadi mantra bisa dijadikan sebagai salah satu cara untuk melatih fokus pada intensi kita.

Misalnya, ketika kita sedang berada di atas panggung untuk memberikan kata sambutan, mungkin kita akan mengucapkan kalimat ini berulang-ulang, “pasti bisa” untuk mengurangi rasa gugup dan menambah kepercayaan diri kita. Hal tersebut sama seperti bagaimana mantra berada di dalam ajaran agama Buddha dan Hindu; untuk membantu kita fokus pada satu hal.

Di dalam kedua agama tersebut, melantunkan mantra menjadi salah satu hal yang sering ditemukan. Kata-kata yang kita pilih akan dilantunkan berulang-ulang dengan suara yang khas untuk mengobati hati, menyejukkan, untuk menjernihkan dan juga memberikan manfaat pada setiap aspek kehidupan kita; termasuk mental, emosional, fisik, dan juga spiritual.

Setiap orang menghadapi setiap masalah yang berbeda; bisa saja masalah tersebut terdapat pada tubuhnya karena energi yang tersumbat. Atau mungkin masalah berada pada egonya, karena adanya pikiran yang terblokir. Selain itu, ada juga orang yang berhadapan dengan kesulitan dalam menjalankan kehidupan karena adanya karma buruk yang berbuah pada saat tersebut. Dan pada saat-saat tersebutlah, melantunkan mantra akan membantu kita untuk bukan hanya fokus, namun juga meringankan beban kita saat menghadapi masalah tersebut.

Tentu jika dijelaskan seperti ini, mantra jadi terdengar lebih familiar, bukan? Bahkan mungkin, di ajaran agama selain Buddha dan Hindu, juga mengajarkan hal serupa namun dengan istilah yang berbeda; misalnya dzikir yang dijalankan oleh umat Muslim dan juga doa rosario/doa novena yang dijalankan oleh umat Katholik.

Dengan melantunkan mantra, kita mengumpulkan energi yang dapat membantu kita dalam menghadapi berbagai kesulitan dalam hidup. Lantunan mantra tersebut akan membawa frekuensi dan juga getaran jiwa bersama dengan cinta, belas kasih, kasih sayang, dan juga cahaya. Maka frekuensi kita akan naik dan menyebarkan pengaruhnya ke kehidupan lain.

Cinta akan membersihkan seluruh hambatan, belas kasih akan menyembuhkan hati. Kasih sayang akan memberikan energi dan memberikan kita cahaya terang dari dalam diri. Diri kita akan semakin jernih, lalu hubungan, kesehatan, keuangan dan semua aspek kehidupan kita menjadi lebih baik. Semakin lama kita melantunkan mantra, maka semakin baik kehidupan kita.

Pelantunan mantra bisa dilakukan secara berbeda oleh setiap orang; ada yang melantunkan secara hening di dalam hati, namun ada juga yang melantunkannya secara lantang. Ada yang menggunakan perangkat seperti singing bowl, namun ada yang tidak menggunakan alat bantu lainnya. Semuanya benar, tidak ada yang salah!

Yang terpenting adalah, ketika kita akan melantunkan mantra, cobalah untuk rileks. Silakan duduk dengan nyaman. Fokuskan perhatian untuk membuka hati dan jiwa. Selalu intensikan pelantunan mantra ini untuk berbagai hal yang penuh kebaikan, cinta, belas kasih, kasih sayang dan cahaya. Yuk lakukan secara rutin, dan rasakan cinta kasih, kedamaian dan harmoni yang akan semakin tercipta di sekitar kita.

Share the love...Share on Facebook
Facebook
Share on Google+
Google+
Tweet about this on Twitter
Twitter