witnessday

Mengapa kita harus belajar untuk bilang ‘tidak’

witnessday

 

Sering sekali saya mengamati dan bertemu banyak Earth Angel yang sulit untuk mengatakan ‘tidak’; bahkan sebelumnya, termasuk diri saya sendiri. Earth Angel, yang juga sering disebut lightworker, adalah kepingan jiwa ilahi yang menjadi manusia dengan misi khusus untuk menyebarkan kebaikan dan cinta kasih. Tidak heran, bagi seorang Earth Angel, aktivitas memberi menjadi begitu sakral dan kadang penuh pengorbanan. Sulit rasanya untuk menolak sebuah permintaan tolong.

 

Dulu saya juga pernah begitu. Tapi seiring waktu, saya belajar bahwa menerima tidak kurang sakralnya dari kegiatan memberi. Saya belajar bahwa mencintai diri sendiri dan memprioritaskan kebahagiaan diri sendiri di urutan terdepan sama pentingnya dengan berbagi kasih pada orang lain. Sama sekali tidak egois dan memalukan, justru sangat penting dan sangat mulia. Ketika diri sendiri penuh, utuh, dan seimbang, barulah kita bisa berbagi kepada orang lain dari keberlimpahan kita.

 

Apakah kamu salah satu dari mereka yang selalu bilang ‘iya’? Apakah kamu sering merasa “nggak enak hati” kalau bilang ‘tidak’? Apakah kamu selalu mau membuat orang lain terkesan dan merasa senang? Berhentilah berpikir kalau itu adalah tugasmu untuk membuat orang lain tetap bahagia dan puas.

 

Saya ingin kamu tahu; kamu tidak bertanggung jawab atas perasaan orang lain, mereka sendirilah yang perlu mengatur perasaan mereka. Kamu boleh kok untuk bilang ‘tidak’, kamu berhak mengakhiri sesuatu kalau kamu merasa tidak bisa melanjutkannya. Kamu tidak berhutang apapun kepada siapapun sampai harus membuat kamu merasa terjebak dan kesusahan.

 

Karenanya, mulai hari ini saya mau mengajak kamu untuk semakin mencintai dirimu sendiri. Ada banyak alasan mengapa kamu perlu belajar untuk bilang ‘tidak’ – tidak hanya untuk dirimu, tapi juga untuk mereka yang meminta bantuan darimu. Beberapa alasan di bawah ini mungkin bisa membuka pikiranmu.

 

1. Kamu membuat orang lain tergantung padamu

Kalau kamu terus menerus bilang ‘ya’ kepada mereka, artinya kamu memanjakan mereka. Dan karena kamu tidak bisa ‘tidak’, mereka akan terus membuat kamu bilang ‘ya’ lebih banyak lagi. Mereka akan ketergantungan kepada kamu dan kamu tidak mau itu terjadi dong? Kalau kamu mencintai mereka, justru kamu harus mendidik mereka untuk bertanggung jawab atas perasaan dan pilihan hidup mereka sendiri.

 

2. Kamu membuat dirimu terlihat lemah

Kamu mungkin berpikir memberi membuat kamu merasa berdaya dan perkasa, tidak bisa menolong orang lain membuat kamu merasa lemah. Padahal, yang terjadi adalah sebaliknya. Tidak bisa bilang ‘tidak’ membuat dirimu terlihat lemah. Orang yang tahu kebutuhan dirinya dan menghormati dirinya sendiri justru adalah orang yang kuat. Ia punya prinsip dan ia tahu posisi dirinya.

 

3. Kamu membiarkan orang-orang memanfaatkanmu

Kamu mungkin tidak merasa seperti itu, tapi kalau kamu terus menerus bilang ‘ya’, mereka akan “menggampangkan” kamu. Saya tidak menyuruh kamu untuk menjadi cuek, tapi kalau kamu berada di posisi yang tidak kamu suka, kamu boleh untuk pergi. Kamu boleh untuk meninggalkan seseorang yang kamu sayang kalau mereka memperlakukan kamu dengan buruk. Kamu boleh mementingkan dirimu terlebih dulu dan kamu boleh pergi dari sebuah hubungan ketika kamu sudah mencoba terus menerus tapi tetap tidak ada perubahan.

 

4. Membuat kamu menyalahkan diri sendiri

Jangan terlalu berat menyalahkan dirimu atas sesuatu yang tidak bisa kamu kontrol. Kalau mereka tidak bisa bahagia dengan keputusanmu, itu adalah urusan mereka untuk khawatir, bukan kamu. Kamu boleh kok bersantai sesekali. Berhenti membuat segala sesuatu menjadi begitu sulit dan rumit. Dunia tidak akan runtuh kalau sesekali kamu bilang ‘tidak’.

 

5. Membuat kamu meragukan dirimu

Kamu mulai meragukan dirimu dalam hal apapun yang kamu lakukan. Kamu mulai berpikir apakah yang kamu lakukan akan mempengaruhi mereka atau tidak. Kamu bilang ‘ya’, tapi kamu meragukan dirimu juga karena kamu tidak bahagia dengan keputusanmu. Mulailah membuat keputusan tidak hanya dari kebahagian orang lain, tapi kebahagianmu juga.

 

6. Mereka bukan satu-satunya yang ketergantungan

Kamu pun jadi ketergantungan pada mereka. Kamu terus mengecek apakah mereka akan meminta sesuatu dari kamu atau tidak. Kamu akan mencoba menyocokkan rencana kamu dengan mereka sehingga kamu akan selalu siap kalau mereka membutuhkan kamu. Coba kamu pikirkan lagi, apakah hubungan seperti ini sehat?

 

earth angel

 

Jadi, apakah kamu termasuk orang yang sulit bilang ‘tidak’? Mau sampai kapan kamu membiarkan kebahagiaanmu berada di urutan sekian? Mau sampai kapan kamu mempertaruhkan kesehatan fisik dan mentalmu juga? Renungkan kembali apa yang sudah dituliskan dan mulai buat keputusan.

 

Seorang Earth Angel hidup dengan berbagai tantangan dan perlu berpegang teguh pada misi hidupnya agar perjalanannya sebagai manusia terasa bermakna dan komplit. Tapi, kalau kamu sendiri merasa lelah dan tak berdaya, bagaimana kamu bisa membantu orang lain dan menjalankan misimu?

 

Semoga artikel ini mengingatkan kamu untuk terus mencintai dirimu sendiri, dan setelahnya, menyebarkan keberlimpahan yang kamu miliki pada sebanyak-banyaknya orang. Thank you and I’ll see you soon!

 

Love and light,

sign

 

 

 

 

PS: Kalau kamu kenal orang-orang yang mengalami kesulitan untuk bilang ‘tidak’, kamu bisa forward artikel ini kepada mereka. I’m sure they’ll appreciate you. Help them to help themselves to grow.

 

ameliadevina1Amelia adalah serang Quantum Healing Practitioner & Intuitive Coach. Misinya adalah membantu orang lain untuk menemukan siapa diri mereka sebenarnya, mengapa mereka ada di sini, dan bagaimana untuk menjadi diri mereka yang sejati. Ia melakukannya dengan berbagai cara, mulai dari quantum healing, card reading, chakra wisdom healing, meditasi, dan menyalurkan pesan dari Semesta lewat life coaching. Saat ini Amelia terus melakukan one-on-one terapi dan coaching, juga berbagai kelas offline dan online, workshop dan retreat. Ia secara rutin tetap berbagi ilmu gratis lewat langganan newsletter yang bisa diakses di ameliadevina.com. Amelia bisa dihubungi lewat email hello@ameliadevina.com, halaman facebook Amelia Devina, dan instagram/ twitter @ameliadevina777.

Share the love...Share on Facebook
Facebook
Share on Google+
Google+
Tweet about this on Twitter
Twitter