witnessday

Memperbaiki Hubungan dengan Uang

Memang tidak ada habisnya jika kita berbicara tentang uang. Saya rasa, hampir semua dari kita merasa bahwa kita butuh uang lebih banyak lagi. Rasanya, uang sebanyak apapun tidak akan cukup untuk memenuhi semua keinginan kita yang berkembang terus. Dan sialnya, banyak di antara kita yang terjerumus dalam lingkaran tersebut; di mana kita tidak pernah merasa cukup dan puas, sehingga kita mengandalkan berbagai cara untuk mendapatkan uang sehingga bisa memenuhi keinginan kita.

Mulai dari menipu, meminjam tapi tidak pernah mengembalikan hingga membawa lari uang orang lain. Segala macam hal dilakukan untuk mendapatkan uang. Hingga banyak orang beranggapan bahwa “uang adalah sesuatu yang jahat”. Namun apakah benar seperti itu? Apakah uang sejahat itu terhadap kita?

Pikiran kita, kata-kata kita, emosi kita, benda-benda yang manusia ciptakan semuanya berasal dari energi. Begitupula dengan uang, uang juga terbuat dari energi. Dan apa yang kita pikirkan, kita ucapkan, dan kita salurkan melalui emosi kita akan mempengaruhi benda atau hal lain yang juga sama-sama berasal dari energi.

Simplenya seperti ini, ketika kamu sedih secara berkepanjangan, maka pikiranmu akan tertekan, tubuh kamu akan menampakkan perubahan (perubahan berat badan, raut wajah dsb). Namun tidak berhenti sampai di sana, orang-orang di sekitarmu pun bisa merasakan “kemuraman”-mu hanya dengan berada di sekitarmu atau melihat wajahmu. Dan jika kamu terus-menerus larut dalam kesdihan, ini akan menyebabkan blocking di mana kamu jadi sulit untuk menikmati kehidupan dan melihat keindahan pada hidup.

Nah begitupula dengan uang. Ketika kita menganggap bahwa uang itu jahat, uang membuat kita tercerai berai dan lain sebagainya, secara tidak langsung kita menolak keberadaannya. Secara tidak langsung kita mengirimkan pesan bahwa dengan tidak ada uang, kita akan menjadi lebih damai. Namun, apa benar seperti itu? Saat ini hidup tanpa uang juga sulit sekali, bukan?

Bahkan ada beberapa kepercayaan yang tertanam di dalam diri beberapa orang di sekitar saya, atau mungkin salah satunya adalah kamu..

#1 Tidak mudah untuk mendapatkan uang

#2 Uang tidak bisa memberikanmu kebahagiaan!

#3 Karena saya tidak berasal dari keluarga kaya, maka saya pun jadi sulit untuk mendapatkan uang

#4 Uang adalah sesuatu yang terbatas, tidak mungkin kita semua menjadi kaya

Mungkin kamu bisa melanjutkan ke nomor berikutnya.

 

Ketika kita sepakat bahwa uang adalah energi maka hal-hal yang kamu percayai tentang uang juga akan memberikan pengaruh terhadap bagaimana kamu mendapatkan, mengelola dan membelanjakan uang. Jika kita merasa sulit untuk mendapatkan uang, maka jangan heran jika kita benar-benar kesulitan mendapatkan uang saat ini. Jika kamu menganggap uang tidak bisa memberikanmu kebahagiaan, maka seluruh uang yang kamu miliki akan benar-benar tidak membantumu dalam meraih kebahagiaan.

Padahal, ada berapa banyak orang di dunia ini yang bisa bersenang-senang dengan uang yang dimilikinya? Bisa ke tempat impiannya, bisa romantic dinner dengan pasangannya, bisa beli baju desainer yang diidam-idamkannya. Dan apakah iya, hal-hal tersebut tidak sedikitpun membuatmu merasa bahagia?

Cellular Biologist, Bruce Lipton menjelaskan dalam bukunya, Biology of Belief: Unleashing the Power of Consciousness: “The function of the mind is to create coherence between our beliefs and the reality that we experience. We generally perceive that we are running our lives with our wishes and our desires. But neuroscience reveals a startling fact. We only run our lives with our creative, conscious mind about 5 percent of the time. 95% of the time, our life is controlled by the beliefs and habits that are programmed in the subconscious mind.”

Nah sekarang coba deh tanyakan kepada dirimu sendiri: Apakah yang selama ini saya lakukan terhadap keuangan saya sudah masuk di akal? Apakah nilai yang saya percayai saat ini sudah sesuai dengan kenyataan? Apakah saya punya prioritas dalam hidup yang ditunjang baik oleh uang? Apakah saya sudah mengerti perbedaan kebutuhan dan keinginan? Apakah saya sudah memberikan cukup waktu dan uang untuk hal dan juga permasalahan yang saya pedulikan dalam kehidupan ini?

Yuk dijawab dan jangan lupa bagikan pengalamanmu terhadap uang di kolom komentar ya!

Share the love...Share on Facebook
Facebook
Share on Google+
Google+
Tweet about this on Twitter
Twitter