Karma Kolektif dan Hubungannya Dengan Ibu Pertiwi

Posted on Posted in witnessday

 

Tak terasa kita sudah memasuki bulan Agustus.. Empat bulan lagi kita akan sampai pada penghujung tahun 2017. Hingga saat ini, sudah berapa banyak kah berkah yang kita dapatkan dari ibu pertiwi (mother earth)?

Dilahirkan, tumbuh besar dan bekerja di Indonesia sendiri merupakan anugrah yang luar biasa bagi saya. Saya merasakan banyak sekali kebaikan yang diberikan ibu pertiwi kepada saya; oksigen untuk bernapas, air bersih untuk minum dan mandi, sayuran dan buah-buahan untuk makan, tanah yang saya dirikan bangunan untuk ditinggali. Sumber daya alamnya diambil dan digunakan tanpa ada protes ataupun perlawanan dari ibu pertiwi. Itulah bentuk cinta tanpa kondisi yang selalu diberikan ibu pertiwi.

Tentu bukan hanya saya yang menerima kebaikan ini, namun juga kamu. Selain hal dasar untuk hidup kita telah dipenuhinya, kemudahan dalam hidup juga kita rasakan karena kebaikan ibu pertiwi kepada kita; hembusan angin untuk menjalankan perahu, hujan untuk menyiram tumbuhan dan berbagai hal lainnya yang saya tidak bisa sebutkan semuanya di sini. Setelah menerima banyaknya kebaikan dari ibu pertiwi, apa yang sudah kita berikan kepada ibu pertiwi sebagai rasa terima kasih?

Kita malah mengambil, bahkan mengeksploitasi segala sumber daya yang diberikan ibu pertiwi tanpa memperhatikan dampaknya. Kita terlarut dalam segala hal yang cepat, serba instant dan membuat berbagai teknologi yang malah berbalik merusak lingkungan. Tidak heran jika kita sering mengalami masalah dengan alam saat ini; musim pancaroba yang tidak berkesudahan, kekeringan di lahan pertanian, sulitnya mendapatkan garam, banjir dan berbagai bencana alam yang terjadi dan memberikan banyak kerugian kepada manusia.

Belum lagi berbagai kasus yang belakangan ini sering terdengar di media massa; korupsi, penyuapan, penembakan, pengeboman, pemerkosaan dan berbagai hal buruk lain yang dilakukan oleh manusia. Hal tersebut telah melukai orang lain yang juga merupakan bagian dari ibu pertiwi. Tentu hal ini sangat berpengaruh terhadap keadaan ibu pertiwi.

Jika diteliti lebih lanjut banyak hal baik yang kita terima, meski kita tidak melakukan apa pun. Sayangnya banyak di antara kita yang tidak meneruskan kebaikan tersebut, tetapi malah melakukan berbagai hal buruk selama kehidupan. Meski kamu atau pun keluargamu sudah berusaha untuk menjaga lingkungan dan melakukan berbagai kebaikan kepada sesama manusia, hal ini ternyata masih belum cukup untuk membuat kamu terhindar dari berbagai masalah. Inilah karma kolektif; karma yang mengikat kita semua.

Hal yang bisa kita lakukan adalah membangun kesadaran kolektif atas pentingnya mengembangkan dan menyebarkan kebaikan untuk kelestarian ibu pertiwi dan juga keharmonisan manusia. Kita bisa melakukan banyak hal untuk itu; mulai dari menawarkan tempat duduk kepada orang yang membutuhkan, memberikan rasa aman dengan tersenyum kepada orang di sekitarmu, hingga kegiatan yang dapat membantu melestarikan lingkungan seperti membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik, melakukan pendauran ulang dan menghemat penggunaan sumber daya yang dimiliki.

Dengan begitu, kita akan semakin sadar mengenai karma kolektif, hubungannya dengan ibu pertiwi dan juga keharmonisan umat manusia. Menurutmu, apa saja yang bisa dilakukan untuk menjaga kelestarian ibu pertiwi? Yuk share di kolom komentar di bawah ini 😊

Share the love...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on Twitter