witnessday

Ingin Berbenah Diri? Mulai dari Sini!

 

Dalam 2 bulan terakhir ini di The Loveground (tempat yang saya kelola) ada beberapa jadwal kelas yoga yang berjalan. Saya sendiri senang dengan banyaknya kelas yoga yang ada di The Loveground, karena selain membantu menjaga kesehatan fisik, yoga juga memiliki berbagai nilai kebaikan yang bukan hanya bermanfaat untuk fisik, namun juga mental dan juga orang-orang di sekitar kita.

Pada artikel sebelumnya, saya sudah menjelaskan mengenai yoga secara garis besar. Maka dari itu, pada kesempatan kali ini saya akan berbagi lebih banyak seputar niyama (kebiasaan diri), salah satu alat yang baik untuk mengembangkan diri yang dapat dilatih setiap harinya. Dan bukan hanya seorang yang berlatih yoga secara rutin yang boleh melakukannya, kamu yang belum pernah atau jarang sekalipun juga boleh!

Latihan #1 Saucha (Kebersihan Diri)

Dalam Bahasa inggris, saucha diartikan sebagai “purification, cleanliness”. Namun, apakah saucha ini diterapkan pada bagian luar tubuh saja? Tentu saja tidak.

Saucha ini bisa diterapkan ke dalam berbagai dimensi kehidupan kita; kebersihan tubuh, kebersihan makanan yang dikonsumsi, hingga latihan meditasi yang bisa dilakukan untuk membantu membersihkan pikiran dari berbagai distraksi yang muncul. Jadi, saucha bukan hanya sekedar rajin mandi dan gosok gigi, namun juga menjadi lebih mindful pada apa yang kita konsumsi (baik makanan, minuman, dan juga hiburan) sehingga kita lebih dapat menjaga ‘kebersihan diri’.

Coba mulai latihan ini dengan menyadari setiap makanan dan juga cemilan yang kita konsumsi, batasi konsumsi yang kurang baik bagi tubuh dan evaluasi perubahan atau efek yang dirasakan. Apakah kamu merasa jadi lebih sabar? Lebih fokus? Atau bahkan lebih teliti dari sebelumnya?

 

Latihan #2 Santosha (Puas Diri)

Santosha ini dapat diraih dengan cara melakukan penerimaan. Apapun bentuknya; menerima diri sendiri, orang lain, keadaan diri, keadaan di sekitar kita atau bahkan apapun yang kehidupan sajikan di depan kita. Ketika kita merasa puas diri, kira akan merasa bahagia. Dan itu adalah tujuan dari latihan ini, melalui kekuatan puas diri, kita jadi sadar bahwa bahagia adalah pilihan.

Kamu bisa memulai latihan ini dengan coba menutup hari dengan berkontemplasi; apa saja yang sudah dilakukan di hari tersebut. Lalu selanjutnya, kamu bisa mensyukuri beberapa hal yang sudah terjadi pada hari itu. Jika kamu merasa tidak ada yang perlu disyukuri, mungkin kamu bisa bersyukur bahwa hari ini kamu masih bisa bernafas dan memiliki kesempatan untuk menjalani kehidupan ini? 😊

Selain itu, kamu juga bisa mencoba untuk melepaskan beban pada masa lalu yang tentunya bisa dilakukan dengan berbagai cara. Dari sana, kamu bisa sedikit demi sedikit merasakan kepuasan pada diri dan menjadi seseorang yang lebih bahagia.

 

Latihan #3 Tapas (Disiplin Diri)

Secara literal, tapas berarti panas. Namun arti panas dalam konteks ini adalah panas yang tercipta karena disiplin. Tapas berfokus pada energi yang menciptakan semangat dan meningkatkan kekuatan serta kepercayaan diri. Berlatih asana pada yoga sendiri adalah bentuk dari tapas untuk diri. Sedangkan meditasi adalah bentuk tapas dari pikiran.

Ingatlah, tapas juga bisa dilakukan dalam kehidupan sehari-hari selain melakukan asana; misalnya disiplin pada jam masuk kerja, jadwal bersih-bersih mingguan, atau bahkan disiplin untuk menyisihkan waktu 30 menit setiap harinya untuk membaca.

Dari berlatih tapas ini, kamu bisa merasakan perubahan yang baik pada dirimu. Namun, perubahan itu sendiri sebaiknya dilakukan satu per satu secara perlahan agar kamu tidak jadi terlalu stress dan memaksakan diri.

 

Latihan #4 Svadhyaya (Mandiri)

Mandiri di sini bukan semata-mata hanya bisa untuk melakukan berbagai hal sendiri. Namun juga fokus pada pengetahuan mengenai diri sendiri. Apa kemampuan dan kekurangan kita, seperti apa reaksi kita ketika menghadapi sesuatu, dan juga bagaimana pikiran dan tubuh kita saat melakukan sesuatu.

Dengan mengenal diri sendiri lebih baik, kita bisa tahu apa saja yang perlu kita kembangkan dan juga bagaimana cara memberdayakan diri kita untuk mencapai apa yang menjadi tujuan hidup kita.

 

Latihan #5 Ishvara Pranidhana (Berserah Diri)

Berserah diri di sini bukan semata-mata menyerah begitu saja tanpa berusaha (surrender). Namun adalah mempercayakan diri untuk berserah pada Tuhan (trustful surrender), menyerahkan diri untuk tujuan yang lebih tinggi/besar.

Misalnya, ketika kamu sudah berdisiplin diri untuk bangun lebih pagi agar tidak telat sampai kantor, namun kamu masih saja harus menghadapi kemacetan parah sehingga kamu masih saja telat sampai kantor. Rasa kesal dan kecewa bisa saja muncul saat itu. Namun ketika kita coba untuk berserah diri, bisa jadi kita dihadapkan dengan hal lain yang tidak kalah besar. Apakah itu kesempatan untuk bertemu dengan pasangan hidup, atau kesempatan bekerja di tempat lain yang lebih baik dari saat ini, atau mungkin juga melatih kegigihan dalam menjalankan disiplin diri.

Apapun yang akan terjadi sesudahnya, ketika kamu sudah melakukan yang terbaik yang bisa kamu berikan, jangan lupa untuk berserah diri pada apapun yang akan datang berikutnya.

Mengetahui dalamnya dan betapa bermanfaatnya hal-hal yang diajarkan dalam yoga, tentu saja saya sendiri sangat senang untuk terus berbagi berbagai seluk beluk ajaran yoga yang bisa kita coba bersama-sama. Namun, bagaimana pendapatmu setelah membaca kelima latihan di atas? Apakah kamu setuju? Ataukah kamu merasa masih ada hal lain yang bisa dijadikan sebagai latihan untuk berbenah diri menjadi seorang yang lebih baik lagi? Yuk share pendapatmu di kolom komentar!

Share the love...Share on Facebook
Facebook
Share on Google+
Google+
Tweet about this on Twitter
Twitter