Buka Kembali Resolusi 2017? Siapa Takut!

Posted on Posted in witnessday

Bulan Desember telah tiba. Rasanya ini adalah bulan yang tepat untuk membuka kembali catatan awal tahun mengenai resolusi tahun 2017. Hayoo.. Apakah masih ada yang ingat mengenai resolusi tahun 2017-nya?

Di antara teman-teman, mungkin ada yang masih ingat, namun cenderung menghindari pembicaraan mengenai resolusi di tahun 2017. Salah satu alasan yang cukup sering didengar adalah karena banyak di antara resolusi 2017 yang belum terwujud, atau malah terlupakan sama sekali. Banyak di antara kita yang menghakimi dirinya sendiri karena ada “kegagalan” dalam mewujudkan resolusi 2017. Misalnya dengan kata-kata yang diucapkan kepada diri sendiri seperti, “Ah, aku memang payah. Apa yang kutulis sendiri sudah dilupakan begitu saja.”, atau “Aku tahu sih kalau resolusi 2017 tidak banyak yang terwujud. Dari dulu juga begitu. Aku memang malas.”

 

 

Padahal, ada cara yang lebih baik (selain menghakimi) untuk meninjau ulang pencapaian resolusi 2017, yaitu dengan mengamati kembali dengan apa adanya. Untuk itu, pada artikel ini saya akan membagikan tips bagaimana caranya untuk berhadapan kembali dengan daftar resolusi 2017 tanpa keinginan untuk menghakimi diri sendiri.

1. Stop Hukum Dirimu Sendiri!

Sebelum memulai kembali membaca daftar resolusi 2017-mu, ketahuilah bahwa kamu perlu untuk stop menghukum dirimu sendiri. Mentalitas di mana ‘setiap orang yang telah mengatur tujuan atau apa yang ingin dicapai haruslah dicapai sesegera mungkin atau kita akan gagal selamanya’ memang bisa membantu memberikan semangat bagi banyak orang. Namun, mentalitas tersebut tidak selamanya baik. Kita cenderung menjadi merasa bersalah, kecewa, malu dan juga gagal terhadap diri kita sendiri.

Padahal keadaan di sekitar kita berubah dan sering kali keadaan tersebut menuntut kita untuk merubah fokus kita juga. Kalau sudah begini, apakah kamu masih ingin menghukum dirimu sendiri?

 

2. Telusuri Kejadian Penting Selama Tahun 2017

Coba ingat-ingat kembali apa saja kejadian penting yang begitu menyita perhatianmu selama tahun 2017. Rinci hal penting yang terjadi setiap bulannya; baik itu bersifat personal, keluarga, teman atau bahkan pekerjaan kantor sekali pun. Ingat, apa pun yang terjadi pada saat itu pasti memiliki pengaruhnya terhadap alokasi waktu dan juga perhatianmu.

Dengan menelusuri kembali kejadian penting tersebut, kamu mungkin bisa lebih menemukan apa sebeneranya akar masalah mengenai resolusi yang belum kunjung tercapai. Apakah mungkin kamu kurang bijak dalam membagi waktu, apakah mungkin karena tubuh yang kurang fit atau hal-hal lainnya.

 

 

3. Perhatikan Apa Saja yang Kurang dari Resolusi Tersebut

Terkadang, karena saking semangatnya untuk menyambut tahun baru, semua hal yang kita ingin wujudkan langsung kita tuliskan menjadi resolusi tahun 2017. Jadi, tidak heran jika apa yang kita tulis biasanya kurang spesifik/terukur, terlalu besar/susah tercapai dan tidak memiliki titik-titik pembagian pencapaian yang jelas.

Misalnya, kamu menulis bahwa kamu ingin bisa kuliah ke Jerman di tahun 2017 tanpa ada research lebih jauh mengenai apa saja yang dibutuhkan, persiapan baik secara mental, edukasi dan finansial, dan juga pembagian apa saja yang harus sudah tercapai di setiap bulan sebelum berangkat kuliah ke Jerman. Bisa jadi kamu hilang arah dan jadi malah mengesampingkan keinginan kamu untuk kuliah ke Jerman.

 

4. Jadikan Pelajaran

Setiap kejadian yang terjadi selama tahun 2017 sangat bisa untuk dijadikan pelajaran berharga dan juga dijadikan bekal untuk menjalankan tahun 2018 dengan cara yang lebih baik. Dengan meninjau ulang kembali semua hal yang terjadi selama 2017, bagaimana kamu memandang resolusi tersebut, apakah kamu semangat dalam menjalaninya atau tidak; semua hal tersebut bisa membantumu mengenal dirimu sendiri dan juga mengetahui apa yang selama ini penting dalam kehidupanmu dan mana yang kurang penting.

 

 

Resolusi seringkali dijadikan sarana untuk upgrade diri di mana kita menargetkan diri kita untuk tampil lebih cantik/ganteng, lebih pintar, mencapai lebih banyak lagi hal-hal yang selama ini kita inginkan. Tidak heran jika banyak di antara kita yang jadi merasa sangat bersalah dan menghakimi diri sendiri jika resolusinya banyak yang belum terwujud.

Jadikan saat untuk meninjau ulang ini menjadi saat yang tepat untuk memilah mana yang penting dan kurang penting untuk perkembangan diri kita, apa yang masih kurang/dibtuhkan, apa yang sudah cukup baik dan apa yang perlu ditingkatkan. Dan bukan untuk menghakimi diri sendiri; betapa payah dan malasnya diri ini hingga gagal untuk mencapai resolusi yang sudah dituliskan.

 

“One way to feel good about yourself is to love yourself… to take care of yourself” – Goldie Hawn

 

Nah, bagaimana dengan teman-teman? Sudahkah kalian mulai meninjau ulang resolusi 2017 kalian? Yuk share apa saja hal yang kamu temukan atau hal yang bisa kamu pelajari selama akhir tahun 2017 ini!

Share the love...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on Twitter