witnessday

Berkenalan dengan Diri Tanpa Batas

 

Percayakah kamu jika saya mengatakan bahwa kita semua memiliki potensi yang tidak terhingga? Saya meyakini hal tersebut. Namun memang dibutuhkan perjalanan yang panjang untuk mencapai potensi-potensi tersebut.

Ketika kita beranjak dewasa, kita mengetahui, mengalami dan mempelajari banyak hal. Ada yang membuat kita menjadi lebih bijak, namun ada juga kejadian-kejadian yang membuat kita menutup diri dan menghindari pembahasannya.

Maka dari itu, semakin kita menjadi dewasa, akan ada pengembangan pada aspek tertentu dalam kehidupan kita, namun tidak bisa dipungkiri juga ada aspek kehidupan lainnya di mana kita malah menjadi terpuruk.

Dengan mengenal diri kita lebih dalam, kita akan melihat berbagai halangan yang selama ini kita hadapi; baik itu halangan dalam bentuk pola pikir, perasaan dan juga tubuh kita. Apakah kita punya banyak ide namun tubuh kita sulit untuk membantu kita mewujudkannya? Ataukah kita selalu memiliki energi untuk memulai hal yang kita inginkan namun mindset kita yang selama ini menghalangi kita? Hal-hal seperti inilah yang perlu kita sadari; apa yang perlu diperbaiki? Apa yang perlu dikembangkan?

Nah bagaimana caranya agar kita bisa mencapai potensi tanpa batas itu?

#1 Meditasi

Jika kamu membayangkan meditasi sebagai kegiatan duduk, berdiam diri dan mengosongkan pikiran, maka kamu tidak sepenuhnya benar. Meditasi adalah suatu kondisi di mana kita fokus menjalankan apa yang dilakukan tanpa terganggu dengan hal lain yang ada di sekitar kita. Bisa juga dibilang dengan meditasi, kita juga beristirahat pada momen tersebut.

Esensi meditasi sendiri adalah kesadaran. Maka dari tiu dengan bermeditasi, kita bisa menyadari apa yang terjadi pada tubuh, pikiran dan juga perasaan kita. Kita semakin mengenal dan dekat dengan diri kita sendiri. Ketika kita merasa sedih, coba fokuskan pikiran kita pada apa yang kita pikirkan dan rasakan; apa yang membuat kita sedih? Mengapa kita bisa memikirkan atau merasakan hal tersebut? Pengalaman apa yang berhubungan erat dengan perasaan tersebut? Apa yang bisa kita lakukan untuk memperbaikinya?

Pada akhirnya dengan meditasi kita bisa belajar untuk hanya berperan sebagai pengamat terhadap apapun fenomena kehidupan yang dihadirkan pada kita. Bahwa kita bukanlah tubuh, pikiran, perasaan, dan cerita-cerita kita. Kita melampaui itu semua.

 

#2 Membuka Pikiran

Seringkali mindset atau pola pikir kita yang membatasi diri kita sendiri. Ketika kita percaya kalau uang hanya bisa didapatkan dengan cara bekerja keras, maka tidak heran jika kita akan terus membanting tulang untuk mendapatkan uang. Padahal di luar sana ada banyak orang yang tidak perlu bekerja keras hingga mengabaikan kesehatan untuk mendapatkan banyak uang.

Dengan membuka pikiran, kita akan semakin paham perbedaan pola pikir kita dengan pola pikir sosok yang kita anggap berhasil dalam kehidupannya. Namun, tidak selamanya pola pikir baru akan mengharuskan kita untuk berhenti mengerjakan apa yang selama ini sudah kita kerjakan. Malah dengan pola pikir baru, kita semakin menyadari apa yang sudah kita kerjakan selama ini akan berpotensi membuka hal baru yang bisa kita kembangkan di suatu hari nanti.

Dan hal tersebut akan membantu mempersiapkan diri kita untuk melakukan hal baru yang lebih besar.

 

#3 Bertanggung Jawab Atas Diri Sendiri

Seringkali kita lupa bahwa hidup bukan hanya sebatas mindset belaka. Ketika kita memiliki mindset baru bahwa “semua orang layak untuk dicintai” bukan berarti hidup kita akan langsung berubah 180 derajat ketika kita mempercayai mindset tersebut. Kita tetap harus mengerjakan pr kita sendiri: bertanggung jawab atas diri sendiri.

Bagaimana maksudnya? Jika selama ini kita memiliki hubungan yang kurang baik dengan diri kita sendiri; kita minder, penakut, merasa diri kita tidak layak.. Bukan berarti dengan meyakini mindset bahwa “semua orang layak untuk dicintai” akan merubah diri kita secara instan. Tiba-tiba kita menjadi sangat cinta diri sendiri, dan juga sangat percaya diri. Bukan seperti itu cara kerjanya.

Ada hal yang perlu kita jalankan untuk ‘menghidupkan’, ‘mematri’ mindset ini ke dalam diri kita. Kita perlu disiplin untuk menjaga kesehatan tubuh kita, kita perlu rutin merawat diri kita, kita juga perlu komitmen yang kuat untuk mengembangkan potensi diri kita. Bukan hanya sekedar percaya, apalagi menyalahkan pihak lain terus menerus.

 

#4 Terhubung dengan Alam Semesta

Siapa itu alam semesta? Semua yang ada di jagad raya ini; Tuhan, dewa-dewi, teman-teman, kerabat, keluarga, atasan, bawahan, bumi, tumbuhan, hewan peliharaan dan lain-lain. Bagaimana kita bisa terhubung dengan mereka? Dan apa manfaat yang bisa didapatkan dari keterhubungan tersebut?

Banyak cara untuk terhubung dan juga banyak hal yang bisa didapatkan dari keterhubungan tersebut. Berdoa, meditasi, journaling, ngobrol, sharing, melakukan sesuatu bersama-sama dan penuh kesadaran adalah cara untuk terkoneksi dengan alam semesta. Dan dengan terkoneksi, secara sadar ataupun tidak, kita akan ‘ditunjukkan’ pada jalan menuju hal-hal yang kita butuhkan selama ini.

Momen di mana kita menjadi dekat dengan seseorang yang tidak kita duga dalam waktu singkat, momen di mana kita tiba-tiba membangun bisnis dengan teman lama, momen di mana kita terhubung dengan kerabat jauh, momen di mana kita tiba-tiba dipertemukan dengan sesuatu yang mengubah kehidupan kita. Momen-momen tersebut adalah momen yang bisa kita alami ketika terhubung dengan semesta.

 

#5 Terus Bereksplorasi

Pernah gak merasa ada hal baik yang datang dalam hidup kita tapi entah mengapa kita merasa gak sreg, kurang cocok dengan diri kita? Saya juga pernah merasakannya. Dan hal itu membuat saya untuk terus bereksplorasi dan menggali apa yang menyebabkan saya merasa kurang sreg.

Apa yang sebenarnya bisa membuat saya merasa benar-benar cocok? Apakah ada yang perlu diubah dari diri saya? Apakah saya perlu ‘mengutak-utik’ hal tersebut agar saya merasa lebih sreg? Ataukah saya perlu bereksplorasi dengan hal lain untuk bisa menemukan hal baru yang lebih cocok untuk diri saya?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut bersifat sangat eksploratif dan dapat membantu kita untuk mengenal diri kita sendiri dan menemukan apa yang sangat cocok dengan diri kita.

Itulah kelima hal yang bisa kamu lakukan untuk menggali potensi diri kita yang tak terbatas ini. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!

Share the love...Share on Facebook
Facebook
Share on Google+
Google+
Tweet about this on Twitter
Twitter