witnessday

8 Cara Menyusun Resolusi yang (Lebih) Baik untuk Tahun 2018!

 

Apa saja hal yang kamu temukan setelah meninjau kembali resolusi tahun 2017? Bagaimana perasaanmu setelah melakukan peninjauan ulang? Apakah kamu merasa sedih? Kecewa? Atau mungkin marah terhadap diri sendiri? Saya juga pernah merasakannya, kok; ketika saya melihat berbagai tujuan yang ingin saya capai hanya berakhir di atas kertas. Namun, sebaiknya kita tidak membiarkan rasa sedih, kecewa dan marah kepada diri sendiri terus menerus terpendam.

Padahal resolusi setiap tahun kita buat untuk membuat diri kita berkembang menjadi lebih baik; baik secara finansial, edukasi, karir atau mungkin spiritual. Namun, mengapa kita harus menghukum diri sendiri terus menerus. Boro-boro membuat diri ini menjadi berkembang, yang ada kita malah menjadi minder dan tidak bergairah dalam menjalani hidup.

Salah satu cara untuk memberikan kesempatan kepada diri kita sendiri untuk kembali memperbaiki dan mengembangkan potensi diri adalah dengan menyusun resolusi berdasarkan hasil tinjauan resolusi tahun lalu. Bagaimana caranya untuk menyusun resolusi yang lebih baik? Bagaimana cara untuk memastikan kita tidak membuat resolusi yang sulit untuk tercapai seperti tahun-tahun sebelumnya? Yuk simak cara yang akan saya bagikan berikut ini!

1. Ketahui Terlebih Dahulu Tujuan Hidupmu

Tujuan hidup bagaikan tempat yang ingin kamu tuju. Nah, bayangkan jika kamu tidak mengetahui tempat yang ingin kamu tuju; kamu mungkin akan nyasar atau malah diam tidak bergerak sama sekali. Dengan mengetahui tujuan hidupmu, maka kamu sudah mendapatkan kejelasan dan juga gambaran kasar mengenai apa saja hal yang harus kamu lakukan untuk mencapai tujuan hidupmu.

Nah, sekarang saatnya kamu menuliskan, apa sih tujuan hidupmu? 😊

2. Bagi Menjadi Beberapa Milestone

Setiap tujuan besar biasanya membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dapat mencapainya. Maka dari itu, kamu butuh untuk membaginya menjadi beberapa milestone agar kamu bisa mengira-ngira berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai setiap milestone tersebut.

Misalnya, kamu memiliki tujuan untuk menjadi seorang penyanyi yang handal, sedangkan saat ini kamu sudah terlanjur bekerja di bidang lain dan semua kebutuhan finansial terpenuhi melalui pekerjaan tersebut. Kamu bisa mulai memikirkan milestone apa saja yang harus dilewati gar bisa menjadi penyanyi yang handal. Misalnya dengan memilih sekolah/kursus menyanyi terbaik, lulus dengan nilai yang memuaskan, bergabung dalam anggota band, mencari client pertama untuk menjadikan profesi penyanyi sebagai sumber keuangan tambahan dan milestone berikutnya.

3. Detail Adalah Hal yang Penting

Tuliskan apa saja hal kecil yang bisa dilakukan sedikit demi sedikit agar dapat melampaui setiap milestone yang dibuat. Misalnya kamu perlu menabung terlebih dahulu untuk biaya daftar kursus atau mungkin mendedikasikan weekend selama masa kursus agar bisa lulus dengan lebih cepat dan berbagai hal lain.

Akan lebih baik lagi jika kamu bisa menentukan detail apa yang harus kamu lakukan atau goal kecil yang harus kamu capai per 3 bulan, 4 bulan atau bahkan 6 bulan sesuai untuk mencapai tujuan utama. Dengan detail tersebut, kita dapat menjalankan kegiatan setiap harinya secara terstruktur dan menjadi selangkah lebih dekat dengan tujuan utama kita.

4. Antisipasi Masalah yang Sering Datang Pada Tahun Sebelumnya

Pada hasil tinjauan resolusi tahun lalu, kita sadar bahwa ada beberapa masalah yang terjadi secara berulang-ulang sehingga beberapa poin reslolusi tidak tercapai. Misalnya, susahnya untuk mendisiplinkan diri, kurangnya fokus, pendirian yang kurang kuat, dan berbagai masalah lainnya perlu untuk dicarikan solusinya juga.

Bagi kamu yang kurang fokus, mungkin kamu bisa mencoba meditasi secara rutin atau mencoba latihan untuk menjalankan segala hal dengan penuh kesadaran. Sedangkan kamu yang merasa dirinya kurang disiplin mungkin bisa mencoba untuk mencari mentor atau membaca (dan juga mempraktekkan) seluruh tips untuk melatih kedisiplinan.

Begitu sudah mendapatkan solusinya, jangan lupa untuk memasukkannya ke dalam resolusi tahun 2018-mu juga!

5. Atur Prioritasmu

Saya cukup yakin bahwa ada banyak sekali hal yang ingin kamu lakukan setelah membaca keempat cara yang sudah saya tuliskan di atas. Nah, sekarang adalah saatnya untuk mengatur prioritasmu; apa saja hal/milestone/rutinitas/goal yang bisa kamu capai dalam waktu satu tahun, bagaimana persentasenya, apa yang harus dicapai terlebih dahulu, bagaimana hal satu dengan yang lainnya dapat membantu untuk melewati berbagai milestone sekaligus.

Setelah mengatur prioritasmu, maka kamu sudah hampir selesai menyusun resolusi tahun 2018-mu 😉

6. Ingat! Ingat! Ingat!

Kesibukan menjalani kegiatan sehari-hari seringkali membuat kita menjadi lupa akan apa yang sebenarnya sedang kita tuju, apa yang sedang ingin kita capai dalam hidup ini. Saya mengerti, dalam menjalani kehidupan, pasti ada saja berbagai hal yang tidak terduga atau bahkan tidak diinginkan terjadi dan mengalihkan fokus kita.

Tenang, hal tersebut sangat wajar dan sangat alami. Yang perlu kamu lakukan adalah untuk tidak terlarut ke dalam keadaan tersebut terlalu lama dan kembali fokus dengan apa yang ingin kamu capai. Salah satu cara yang bisa kamu coba adalah dengan membuat notes atau gambar hal yang ingin dicapai yang ditempel di kamar, mengubahnya menjadi mantra (misalnya dengan mengucap “aku bisa melewati semua masalah ini”) atau bahkan menuliskannya pada benda yang sering kamu gunakan atau bawa ke mana-mana seperti handphone atau laptop.

7. Jadwalkan Evaluasi

Lakukan evaluasi setiap periode tertentu, misalnya 3 bulan sekali atau 4 bulan sekali. Dengan begitu, kamu bisa tetap on track dengan resolusimu dan juga bisa melakukan beberapa penyesuaian ke depannya agar hal yang dilakukan berikutnya bisa jadi lebih efektif lagi.

 

8. Rencanakan Hadiah untuk Dirimu Sendiri

Berikan hadiah kepada dirimu sendiri ketika kamu berhasil melewati milestone tertentu. Hadiahnya tidak melulu harus wah. Terkadang hanya sekedar cuti sehari, relaksasi atau bahkan menikmati makanan kesukaan juga bisa menjadi hadiah yang berharga untuk diri sendiri.

Dengan hadiah tersebut, kamu akan memberikan penghargaan ke diri yang sudah bekerja keras untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan sebelumnya. Hal ini sangat penting untuk memotivasi diri untuk kembali melanjutkan perjalanan berikutnya.

 

Setiap tujuan dan juga milestone yang kita tentukan untuk diri kita sendiri tentu ditujukan untuk membuat diri ini berkembang menjadi seseorang yang lebih baik. Jadi, ingatlah bahwa apapun yang terjadi nantinya, kamu tidak perlu kesal, sedih ataupun kecewa karena apa yang kita susun dan apa yang nantinya terjadi sama-sama memberikan pembelajaran yang berharga dalam hidup kita. Manusia boleh berencana, tapi Tuhan juga yang menentukan, bukan?

Share the love...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on Twitter