Ketika bunga putih ajaib ini berbicara: 7 hal yang saya pelajari dari Peace Lily

Posted on Posted in witnessday

 

wpid-2015-04-12-01-01-42_deco.jpg

 

Minggu lalu, saya berpergian ke Malaysia selama lima hari. Dan pada hari terakhir saya di sana, saya mengambil sedikit waktu bagi diri saya sendiri untuk berjalan kaki dan berada di tengah alam.

Selalu ada yang spesial di antara saya dengan bunga yang berwarna putih, dan ketika saya bertemu dengan bunga Peace Lily ini, tidak bisa tidak, saya pun akhirnya berhenti, menyapa, dan menyentuh mereka sambil tersenyum lebar.

Segera setelah saya bermain sebentar bersama mereka, berbagai pemahaman mulai bermunculan di kepala saya. Meletup seperti popcorn yang baru matang. Cepat, manis, dan hangat. Saya tahu ini memang bukan analogi terbaik, tapi bahkan menuliskan ini membuat saya jadi mau menangis.

Saya begitu terharu dengan kekayaan dan kebesaran cinta dari alam! Coba perhatikan bagaimana rupa bunga ajaib ini berubah dari satu foto ke foto lainnya.

 

wpid-2015-06-15-18-50-58_deco.jpg

 

Inilah tujuh pelajaran yang saya ambil dari bunga Peace Lily di hari itu.

 

1. Jangan sombong karena masih muda atau cantik.

Kita semua pun akan menua dan mati suatu hari nanti.

 

2. Jangan merendahkan manusia yang sudah tua, keriput, dan lamban.

Mereka pun pernah muda.

 

3. Jangan merendahkan manusia yang kurang rupawan atau kurang berakal.

Ia pun masih tetap manusia yang punya hak untuk dicinta.

 

4. Jangan menghakimi orang atau suatu kejadian hanya dari penampilan luarnya saja.

Pahamilah esensinya. Bunga, seperti apapun rupanya, tetaplah sekuntum bunga.

 

5. Sama seperti manusia. Seperti apapun rupa dan kelakuan seorang manusia, hakikat sejatinya tetaplah hakikat yang Ilahi.

Tidak kurang dan tidak lebih.

 

6. Karenanya, tidak perlulah kita saling membandingkan atau perhitungan.

Pada akhirnya, kita adalah percikan air yang berasal dari Samudera yang Satu dan sama.

 

7. Perlakukanlah tiap orang dan tiap makhluk dengan setara.

Kita berbeda, tapi hakikat kita adalah sama. Kita semua adalah anak Tuhan.

 

Kamu lihat, pesan ada di mana-mana! Kita hanya perlu menyamakan frekuensi kita agar dapat melihat dan mendengar secara lebih dekat dan lebih jelas.

Inilah yang saya lakukan dalam sesi Intuitive Counseling dan Card Reading saya. Saya membantu kamu untuk mendengar kebijaksanaan dan bimbingan yang berasal dalam diri sejati kamu, dengan cara menyampaikan pesan-pesan ilahi ini kepada kamu.

Ini adalah cara yang sederhana tapi efektif untuk dapat melepaskan segala beban dan menjadi diri kamu yang sejati! Di sini dan saat ini. Nikmatilah kesempatan yang terbuka lebar, kebebasan pikiran, kesehatan sempurna, hubungan yang harmonis, dan tentu saja, keberlimpahan finansial!

 

>> Klik di sini untuk mengikuti sesi Intuitive Counseling bersama saya.

>> Klik di sini untuk mengikuti sesi Card Reading bersama saya.

 

Dan, kalau kamu seperti saya dan kamu juga suka berbicara dengan tanaman ;p kamu bisa saja menerima pesan pribadi dari bunga Peace Lily yang cocok untuk kamu saat ini. Jadi, apa pesan yang kamu terima? Mari ceritakan kepada saya dan kita semua di sini.

Sekali lagi, dan seperti biasa, terima kasih banyak karena sudah membaca, berkomentar dan menyebarkan Witnessday ini. Orang berkata berbagi itu namanya perhatian. Dan untuk kamu tahu, menyebarkan setetes inspirasi bagaikan hadiah dari surga yang diberikan kepada banyak orang melalui tanganmu. Ini adalah sumbangan yang sangat mulia!

 

Saya berharap sepanjang minggu ini kamu akan mendapatkan banyak pesan ilahi yang indah. Dan ketika kamu menerima pesan, tidak perlu segan-segan, ceritakan kepada kita semua di sini. Until then, take care. Lots of Peace Lilies kisses for you xoxo

 

 

 

Love and light,

 

Share the love...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on Twitter
  • Citra

    Terimakasih untuk sharingnya ya Mel, indah sekali pesan2Nya 🙂

    • Sama-sama, Citra. Pesan dari alam memang selalu menakjubkan ya 🙂