witnessday

5 Elemen Dasar dalam Kehidupan

 

Tahukah kamu bahwa segala hal yang ada di alam terdiri dari 5 elemen dasar: air, api, tanah, udara dan ruang? Ya, kelima elemen dasar ini terdapat bukan hanya pada makhluk hidup di sekitar kita, tetapi juga di dalam diri kita. Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas mengenai 5 elemen dasar tersebut. Namun, mengapa kita sebaiknya mengetahui lebih dalam mengenai 5 elemen dasar ini?

 

Karena 5 elemen ini ada di berbagai hal termasuk tubuh kita, maka tidak heran jika setiap elemen juga memiliki hubungan satu sama lain yang tentunya akan mempengaruhi apa yang terjadi baik di dalam tubuh dan juga di sekitar kita. Dengan mempelajari 5 elemen dasar ini, berarti kita sudah selangkah lebih jauh dalam mempelajari hukum alam; bagaimana alam ini bekerja dan pentingnya keselarasan atau keseimbangan antar elemen sehingga kita dapat hidup dalam harmoni.

Nah, apa saja sih peran elemen dalam tubuh kita? Apakah elemen-elemen tersebut memiliki pengaruh terhadap kesehatan kita? Ataukah memiliki pengaruh terhadap emosi kita? Berikut penjelasannya.

1. Elemen Api

Api adalah elemen yang memanifestasikan inspirasi, motivasi, dan jgua perubahan. Ia bersifat panas, ringan dan merupakan sumber cahaya. Dalam tubuh, ia mengontrol fungsi enzim, mengatur suhu tubuh dan bertanggung jawab untuk pencernaan, penyerapan dan metabolisme.

Elemen api ini sendiri dapat ditemukan pada chakra solar plexus yang berada di bagian perut. Elemen api sendiri memanifestasikan sesuatu yang ada di dalam otak yang memungkinkan kita untuk mengenali, mengapresiasi dan memahami dunia.

Elemen api terdapat pada organ mata, membantu kita untuk melihat sesuatu. Jika elemen api dalam tubuh tidak seimbang, maka kita bisa merasakan inflamasi pada kulit, meningkatnya atau menurunnya suhu tubuh, keringat berlebih, pencernaan dan penyerapan nutrisi yang lambat, terkumpulnya racun dalam tubuh, diabetes dan lain-lain. Selain itu, kita mungkin juga akan merasakan kemarahan, frustasi, kelelahan, tidak termotivasi dan juga bosan ketika elemen api dalam tubuh tidak seimbang.

Untuk menyeimbangkan elemen api dalam tubuh, kamu bisa mencoba untuk mengonsumsi makanan yang bersifat asam, asin dan rasa-rasa tajam lainnya seperti jahe, lada hitam, paprika, bawang putih dan makanan asin lainnya.

2. Elemen Air

Elemen air menjaga kita agar tetap di dalam arus. Elemen yang memanifestasikan pemeliharaan, sensualitas, dan juga kreativitas. Elemen ini melambangkan segala jenis cairan, halus dan merupakan elemen yang bisa memadukan berbagai hal. Dalam tubuh manusia, semua cairan yang ada di dalamnya bisa dikategorikan sebagai elemen air; darah, air liur, cairan pada lambung, air mata, dan berbagai cairan yang ada di dalam sel.

Elemen air membantu kita untuk merasakan sesuatu dari indra pengecap kita. Maka dari itu, jika elemen air dalam tubuh tidak seimbang, maka akan terjadi berbagai masalah yang menyebabkan kita sulit untuk mengecap rasa dan juga masalah pada cairan dalam tubuh seperti demam, sinus, pengenceran darah dan lain-lain. Selain itu, kita mungkin juga akan merasakan kekeringan, hampa, needy dan juga bosan.

Untuk kembali menyeimbangkannya, perhatikan asupan makanan kita, apakah kita terlalu banyak mengonsumsi atau terlalu kurang dalam mengonsumsi buah-buahan yang memiliki banyak cairan, air, susu, dan produk olahan susu lainnya.

3. Elemen Tanah

Elemen tanah adalah elemen yang padat, berat, dan keras. Ia memanifestasikan perasaan grounded, kekokohan, rasa aman dan kebersamaan di dalam keluarga, transisi yang lembut dan posisi yang aman. Dalam tubuh manusia, semua struktur dan organ yang padat adalah bagian dari elemen tanah. Mereka hadir dalam bagian struktural beragam seperti tulang, kuku, gigi, otot, kulit dan rambut.

Elemen tanah membantu kita merasakan sesuatu dari indra penciuman kita, sehingga ketika ada ketidak-seimbangan pada elemen tanah di dalam tubuh, maka tubuh kita bisa saja menjadi kekurangan kalsium dan juga kegemukan. Di sisi lain, kita juga bisa menjadi merasa lemah, tidak fokus, tidak teratur, emosional dan tidak stabil.

Untuk mengatasinya, kita bisa mencoba mengontrol asupan makanan yang mengandung gula seperti nasi, gandum, sayuran yang berakar (kentang, ubi dan wortel) dan juga buah-buahan yang manis.

4. Elemen Udara

Elemen udara bersifat dingin, dapat bergerak, dan merupakan sumber dari getaran. Elemen ini adalah elemen yang bergerak di dalam tubuh termasuk pergerakan otot, kontrkasi paru, pergerakan usus dan sel-sel. Dalam semesta, elemen udara adalah pegerakan dari bumi, angin dan udara. Ia melampaui pemikiran, hasrat dan keinginan.

Di sisi lain, elemen udara dapat dimanifestasikan sebagai bentuk komunikasi, kejelasan, pergerakan, pemikiran dan perubahan yang positif dalam diri. Ketika elemen udara dalam tubuh tidak seimbang, kulit menjadi kering, masalah pada tekanan darah dan paru-paru, batuk kering, dan lain-lain. Selain itu, kita mungkin bisa jadi lebih humoris, kasar, atau juga merasakan stuck, berat, takut akan perubahan dan juga timbulnya perasaan terjebak.

Jika belakangan ini kamu merasakan hal tersebut, coba ingat-ingat kembali apakah ada konsumsi berlebih atau terlalu kurang terhadap kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau, buah-buahan kering dan juga buah-buah yang garing seperti apel dan pir.

5. Elemen Ruang

Elemen ruang adalah elemen yang bening, tidak terlihat dan pasif. Ia melambangkan ruang pada tubuh seperti mulut, lubang hidung, abdomen dan juga sel. Elemen ruang memberikan kehadiran suara untuk berpindah tempat. Suara bukan hanya suara yang terdengar, namun juga vibrasi halus yang beresonansi di dalam tubuh kita.

Elemen ini memanifestasikan kelegaan, keberlimpahan, pemenuhan dan kesadaran tinggi. Namun, ketika elemen tanah di dalam tubuh menjadi tidak seimbang, kita mungkin akan merasakan kesendirian dan ungrounding. Atau bahkan kita merasakan kesibukan berlebihan dan juga banyak pikiran. Pada tubuh sendiri kita mungkin akan mengalami kelainan tiroid, masalah pada rungga mulut, gagap, epilepsy, dan juga penyakit telinga.

Akan lebih baik jika kita mulai mengecek konsumsi kita pada sayuran berdaun hijau dan tumbuhan yang bersifat obat seperti fenugreek dan turmeric. Jika elemen ruang tidak seimbang, maka akan terjadi.

Dengan mengenal lebih lanjut kelima elemen ini, semoga kita semua bisa semakin memberikan perhatian ekstra kepada diri kita sendiri dan menjadi semkain bijak dalam menentukan apa yang sebaiknya kita lakukan di setiap situasi. Tentunya dengan cara yang penuh perhatian dan cinta kasih sehingga tidak menyakiti diri sendiri.

Semoga apa yang saya bagikan di atas bisa memberikan pemahaman mengenai betapa pentingnya keseimbangan 5 elemen ini di dalam tubuh. Jika kamu sudah mempraktekannya, jangan lupa bagikan juga pengalamanmu di kolom komentar, ya!

 

Share the love...Share on Facebook
Facebook
Share on Google+
Google+
Tweet about this on Twitter
Twitter