10 Cara Menyenangkan untuk Berhubungan Kembali Inner Childmu

Posted on Posted in witnessday

 

Menjadi seperti anak kecil di saat-saat tertentu bukanlah hal yang tabu. Untuk kembali dapat berkomunikasi dengan inner childmu, kamu perlu melakukannya. Apalagi jika kamu memiliki masa kecil yang cukup tragis sehingga hanya ada kenangan buruk yang melekat pada masa kecil kamu. Namun sayangnya, sebagai seorang dewasa yang masih bertahan, kenangan buruk yang masih terbawa sampai sekarang menimbulkan berbagai masalah ke permukaan dan tanpa kita sadari kita malah terus menekan dan menyimpan erat memori buruk di masa kecil tersebut.

 

 

Pada artikel yang pernah saya tulis, mengenai bagaimana kita dapat merangkul inner child kita dengan belajar dari anak-anak memberikan gambaran bagaimana sifat sejatinya seorang anak-anak; mereka aktif, mereka pemaaf, mereka mudah bangkit lagi dan hal positif lainnya mungkin bisa membarikan kamu gambaran mengenai pentingnya untuk berkomunikasi dan dekat kembali dengan inner child kita agar kita bisa menyembuhkan luka kita perlahan-lahan dari dalam diri.

Beberapa cara untuk berkomunikasi kembali dengan inner child mungkin kurang cocok untuk beberapa orang sehingga kali ini saya akan membagikan 10 cara yang menyenangkan untuk berhubungan kembali dengan inner childmu:

1. Perkuat 5 Inderamu

Lihatlah semua kecantikan yang ada di sekitarmu. Sediakan waktu senggangmu untuk duduk untuk menikmati matahari terbit, matahari terbenam, bintang, sinar bulan dan juga keindahan alam lainnya. Memperhatikan kicauan burung, suara anak-anak bermain, ranting yang bergoyang, musik yang bahagia dan tawa canda orang-orang di sekitarmu. Hirup aroma makanan, bunga dan juga busa sabun yang kamu sukai. Kamu juga bisa membuat kastil pasir dan bermain di kebun. Intinya, coba nikmati kehidupan ini.

 

2. Nyanyikan Lagu ala Kamu

Menyanyikan lagu yang kamu modifikasi liriknya dengan kencang sangat baik untukmu. Kamu bisa memilih lagu tertentu untuk kamu plesetin atau ganti lirinya menjadi unik, lucu dan menarik layaknya yang anak-anak lakukan.

 

3. Tonton Lebih Banyak Animasi

Film animasi sangatlah menarik; film tersebut dipenuhi dengan warna dan juga menyampaikan pesan positif. Film dengan animasi merupakan media yang luar biasa untuk menyampaikan afirmasi positif, memperkaya dan mengumpulkan pengalaman yang membuat kamu melupakan betapa seriusnya kegiatanmu sehari-hari. Coba saja untuk memulai beberapa film animasi seperti film animasi dari Disney dan Pixar.

 

4. Kunjungi Tempat Anak-anak

Tempat-tempat yang bertemakan kekeluargaan, pertemanan dan kesenangan untuk anak-anak adalah tempat memulai yang baik untuk menemukan dan merasakan keberadaan inner childmu. Tempat seperti kebun binatang, museum anak-anak dan taman bermain merefleksikan keberagaman dari tingkah laku anak yang memicu antusiasme dan emosi yang mungkin hilang dari kehidupan sehari-hari kamu.

 

5. Buat Papan Poster

Menurutmu, bagaimana sih masa kecil yang ideal itu? Coba buat list hal apa saja dan gambaran seperti apa yang menunjukan bahwa anak kecil tersebut memiliki masa kecil yang idea. Selanjutnya, coba cari majalah dan website yang menampilkan masa kecil yang sempurna merurut gambaranmu itu.  Bisa jadi kamu membayangkan kamar anak-anak yang berwarna-warni, mainan, buku atau jalan-jalan ke Disneyland. Potong gambar tersebut, lalu tempelkan foto kamu pada papan poster tersebut sehingga kamu memiliki representasi visual mengenai masa anak-anak. Penuhi juga dengan kata-kata dan cerita di dalamnya untuk berkomunikasi dengan anak-anak di dalam diri Anda.

 

 

6. Bermain dengan Mainan Anak-anak

Ketika seorang anak bermain, mereka akan melupakan semua aktivitas penting untuk belajar mengenai orang dan lingkungan di sekitarnya dengan menjadi kreatif. Anak-anak memiliki energi dan imajinasi yang luar biasa ketika disandingkan dengan mainan. Tidak heran jika mainan memiliki peranan penting dalam membantu kita menjadi seornag dewasa yang imajinatif dan percaya diri.

 

7. Membaca Buku Anak-anak

Bacaan anak-anak menawarkan kecerobohan, karakter yang berwarna warni dan pesan dari penulis dapat menangkap int dari masa kecil. Kamu bisa menemukan beberapa panduan hidup yang penting dengan menyelami bacaan anak-anak dan memberikan hal penting kepada anak kecil dalam dirimu.

 

8. Bermain Game

Video game, boardgames, atau petak umpet. Mainkan saja! Kamu akan menemukan inner child setiap orang datang bermain ketika games bersama-sama. Karena banyaknya kekangan yang muncul pada anak-anak perihal waktu bermain, maka akan ada hal magis yang kamu temukan ketika bermain game sehingga bisa menghidupkan kembali rasa senang saat bermain game selagi anak-anak dulu.

 

9. Melihat Foto Selagi Kecil

Foto memicu emosi yang cukup besar. Sebuah foto melambangkan berbagai kata, dan mungkin ribuan memori. Meski jarang tersenyum di masa kecil, kamu bisa menggunakan foto masa kecil orang lain yang berbaahagia untuk menambal pikiranmu mengenai hal-hal yang menyenangkan.

 

10. Pesta Happy Un-birthday

Ulang tahun merepresentasikan titik penting dalam kedhidupan. Apa yang kamu pikirkan mengenai pesta ulang tahun yang sempurna? Banyaknya hadiah, perhatian, kue yang besar atau bertemu bersama teman-teman dan memilih sendiri apa yang kamu inginkan? Apa pun gambaran yang kamu miliki, jadikan itu terjadi dengan “Happy Un-birthday to You” dan rasakan kembali semangat kemeriahan yang hanya bisa dirasakan saat pesta ulang tahun.

 

 

Memungkinkan diri sendiri untuk merasa bebas tanpa rasa cemas mengenai judgement yang diberikan orang lain bisa membantumu untuk mendefinisikan ulang masa kecilmu kepada inner child yang sedang bersembunyi. Terlepas dari 10 cara ini, kamu juga bisa bereksplorasi dengan cara lain, misalnya main dress up, bergulingan di taman, menari diiringi lagu favorit, menggambar menggunakan krayon, bernyanyi lagu anak-anak dengan suara cempreng dan berbagai hal kekanak-kanakan lain yang bisa kamu lakukan!

Jika kamu punya cara yang berbeda, jangan ragu untuk menuliskannya di kolom komentar. Selamat mencoba dan selamat bersenang-senang!

 

Share the love...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on Twitter